Menanti Kata “Siap” di Pilkada Pasangkayu, Musawir: Saya Tidak Mau Terburu-buru 

PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Ketua DPC Demokrat Kabupaten Pasangkayu, Musawir Azis Isham SH MSi, kembali memberikan sinyal kuat terkait keseriusannya maju sebagai bakal calon wakil bupati pada pemilu kepala daerah Kabupaten  Pasangkayu pada Desember 2020 mendatang.

Anggota DPRD Pasangkayu empat periode ini, menjadi salah satu sosok penting yang selalu dikaitkan dengan Drs H Muhammad Saal atau yang akrab disapa HMS, dalam gelaran Pemilukada Pasangkayu 2020, sebagai pasangan yang ideal untuk calon bupati dan wakil bupati.

Respons-repons positif itu, ternyata sudah lama ikut dirasakan oleh Musawir Azis Isham, terkait keinginan masyarakat pasangkayu agar berpasangan dengan HMS.

Dimulainya kembali tahapan Pilkada Kabupaten Pasangkayu, setelah sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19. Respons publik semakin kuat mendorong dirinya mantap maju berpasangan HMS, sehingga mau tidak mau, suka atau tidak suka, Musawir dituntut agar segera buka suara ke publik soal sikap maju atau tidak?.

Terkait dengan hal itu, baru-baru ini tim mediarestorasi.com berhasil menggali pandangan politik sosok seorang Musawir, terkait Pilkada yang akan digelar di penghujung tahun ini.

Dalam diskusi yang berlangsung 30 menit itu, Secara eksplisit Musawir, enggan buru-buru untuk menyatakan kata sepakat soal respons dari masyarakat untuk diduetkan denga HMS.

“Menentukan pasangan bukan persoalan suka atau tidak suka, mau atau tidak. Tapi yang ditentukan itu, mau menang atau kalah,” ucapnya membuka perbincangan, di kediamanya, yang terletak di Jalan Ir Soekarno Kelurahan Pasangkayu, Rabu malam (17/6/2020) .

Musawir, memperjelas bahwa dirinya tidak serta merta mau merespons keinginan masyarakat kalau itu tidak didasari dengan kajian akademik atas respons masyarakat itu sendiri, melalui alat ukur yang tepat.

“Sekarang ini sudah moderen, yang dipercaya itu adalah paranormal moderen dalam hal ini adalah survei. Kalau toh, nanti saya maju dan bersepakat dengan Haji Saal, sesuai respons keinginan masyarakat, maka itulah kesepakatan yang terbaik,” terangnya.

Menurut politisi senior asal Kecamatan Baras ini, jauh hari sebelumnya memang ada banyak survei yang sudah disimulasikan, termasuk dirinya ke beberapa tokoh.

Dari hasil Survei itu, lanjut Musawir, kesimpulannya memang banyak masyarakat yang menginginkan dirinya bersepakat dengan HMS.
“Saya akan ikuti terus, satu, dua bahkan tiga bulan kedepan. Kalau memang semua menyepakati itu,
Why not (Kenapa Tidak), ya Bismillah mau buat apa lagi,” katanya.

Terpenting, bagi Musawir menghadapi Pilkada ini, rakyat harus membuat sepakat lebih dulu sehingga dirinya akan mengikuti itu, karena yang dikawatirkan jangan sampai terjadi kesepakat sedangkan masyarakat tidak sepakat itu juga sia-sia.

“Kita akan cari kesepakatan-kesepakatan yang dip[lih oleh banyak rakyat, dan kita lihat 9 Desember nanti seperti apa,” katanya lagi.

Terakhir, jika sejatinya memang terjadi kesepakatan ia pun siap dengan kesepakatan dari rakyat berdasarkan respons survai yang ada.

“Karena kidak tidak boleh asal sepakat karena pada akhirnya kita akan kembali kepada yang mengigngkan kita sepakat. Yakni rakyat Pasnagkayu itu sendiri,” pungkasnya.

(Yunus)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa