DESA TIMURUNG RAIH JUARA 1 DALAM LOMBAH RITUAL PESTA PANEN MAPPADENDANG

BONE, Mediarestorasi.com – Masyarakat Dusun Tanamewae, Desa Timurun, Kecematan Ajanggale, Kabupaten Bone, Proviensi Sulawesi Selatan Menggalar ritual adat Mappadendang. Ritual tersebut sebagai bentuk suka cita dan kesukuran pada sang khalik atas hasil panen yang melimpah. Ritual mappadendang, merupakan adat Bugis yang sejak lama dilakukan oleh seluruh petani di Tanamewae.

Ritual ini dilakukan Bersama, manapuk padi dalam lesung panjang dangan lubang enam hingga dua belas, yang disebut pallungeng, dengan menggunakan alat tumbuk yang oleh suku Bugis disebut Alu. Saat ritual para pemukul padi menggunakan pakian khas traditional bernana baju bodo. Dulu, ritual ini dilakukan hampir di seluruh wilayah di Sulawesi Selatan (SUL SEl) Setiap musim panen raya. Namun Sekarang teradisi ini sudah mulai memudar dari kebiasaan masyarakat.

“Adat ini masi tetap dibudayakan, itu pun sisa segelintir orang yang bisa melakukannya” Kata Hj.Suriati Selaku Kepala Desa Timurung Kepada Media ini.Kamis /11/4/2018/

Selain bentuk suka cita, Ritual Mappadendang juga dimaksudkan untuk mepertahankan warisan budaya leluhur yang di khawatirkan makin ditingalkan generasi muda. Ritual Mappadendang biasanya di lakukan semala tiga malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhormatan warga dusun Tanamewae kepada para leluhrnya.

Komponen utama dalam ritual mappadendang adalah, perseta yang dimainkan enam perepuan dan tiga pria atau secara berpsang-psangan. Petani saling berhadapan degan masing-masing alu di tangan di iringi tabuhan rebana, petikan kecapi dan suling bambu khas suku Bugis. Petani mulai memecahakan biji padi yang telah diletakkan dalam pallungeng, sambil sesekali memukul badang lesung mengikuti irama rebana.

“Pada saat memecakan biji padi, disitulah ada nilai keterapilan dan bersamaan yang tercipta dalam budaya ini. Antar pemilik sawah, yang memilki sawah luas dengan yang hanya sepetak pun diritual ini dianggap tidak ada bedanya” jelasnya.

Oleh masyarakat Desa Timurung Mappadedang juga, di artikan sebagai mappacappu pamali atau tolak bala, agar pada saat memasuki musim tanam hinga musin panem berkutnya petani tetap mendapatkan kemkmuran dan hasil panen yang melimpah.

Ketua DPRD Bone Andi Akbar Yahya, MM. yang ikut dalam ritual tersebut megatakan, peran serta seluruh masyarakat dan pemeritah desa dalam melestarikam budaya leluhur, harus lebih digerakkan untuk megatisipasi pupusnya nilai atau punahnya budaya. Atas dukungan masyarakat budaya ini bisa terlaksana. Tanpa dukugan dari masyarkat pemeritah desa kemungkinan tidak bisa melakukan budaya Tersbut. Tutur Akbar.

Lanjut Akbar, Kita harus konsiten menjaga buadaya ini. Ritual pesta panem mappadendang harus menjadi program budaya tahunan dalam ramka memelihara nilai-nilai seni budaya.

Bahwa mappadendang tergolong kegiatan peristiwa kabupaten bone dalam rangka melestarikan nilai-nilai kearifan lokal serta peningkatan keperiwisataan”,tandasnya.

Desa Timurung Kecematan Ajangale Kabupaten bone merai juara 1. dalam mappadendang Tahun ini dan juga gilirang memegang pialah bergulir. (Arbain)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa