LAK Kecam Tindakan Penganiayaan Oleh Oknum Brimob di Mamuju

MAMUJU, MEDIARESTORASI.COM – Citra Polri kembali tercoreng akibat ulah oknum Brimob yang melakukan penganiayaan dan pengeroyokan kepada salah satu warga Kalukku di ruang kantor Kapolsek Kalukku, Jumat malam (7/8/2020)

Peristiwa penganiayaan itu terjadi saat korban bernama Andika Putra dipanggil untuk dimediasi perihal hasil investigasinya terkait pembangunan irigasi bendungan yang berada di Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, yang dikerjakan oleh PT. Hutama Karya.

Investigasi itu dilakukan Andika mewakili masyarakat Kalukku yang memiliki tanah di area pembangunan bendungan tersebut.

Andika mengaku, saat mediasi dilakukan, tiba-tiba ia dikeroyok oleh beberapa oknum Brimob berpakaian preman dengan menggunakan dobbel stik, sehingga beberapa bagian punggungnya mengalami luka memar.

“Kronologinya saat saya dipanggil untuk dimediasi di ruang kantor Kapolsek Kalukku sekitar jam 19.00 WITA, hadir juga pak Kapolsek Kalukku dan pihak PT. Hutama Karya, bersama kawan saya. Tiba-tiba saya di pukul beberapa oknum Brimob berpakaian biasa dan memukul punggung saya menggunakan dobbel stick, bahkan menginjak tubuh saya,” sebut Andika Putra, sembari memperlihatkan bekas pukulan dipunggungnya, Sabtu (8/8/2020).

Merasa nyawanya terancam, Andika berlari keluar dari ruangan Kapolsek, dan oknum Brimob kemudian melepaskan tembakan.

“Nyawa saya terancam, akibat dikeroyok, dipukul bahkan saya diinjak-injak sehingga saya lari keluar, itu pun masih sempat saya ditembak, saya sembunyi disemak-semak,” ungkap Andika.

Menanggapi penggeroyokan itu, Ketua Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulbar, Muslim Fatillah Azis sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oknum Brimob tersenut.

Apalagi, kata Muslim kejadiannya di ruangan Kapolsek.

Muslim meminta tindakan tegas dari Kapolda Sulbar untuk mencopot Dansat Brimob Polda Sulbar.

“Secara tegas saya meminta kepada Kapolda Sulbar mencopot Dansat Brimob, karena dinilai gagal membina anggotanya, bahakn bersikap brutal melakukan pengeroyokan di ruang kerja Kapolsek,” kata Muslim.

Muslim juga meminta agar oknum Brimob tersebut diproses secara hukum dan diberikan penindakan disiplin sesuai hukum yang berlaku.

Sementara Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan mengatakan, persoalan itu sudah dalan penyelidika Propam Polda Sulbar dan Polresta Mamuju

(Yosi)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa