DPRD Gowa Bakal Panggil Kapus Pakbentengan Terkait Dugaan Perdagangkan Obat Melalui Warung

GOWA (SULSEL), MEDIARESTORASI.COM
DPRD Kabupaten Gowa melalui komisi IV, bakal memanggil Kepala Puskesmas Pakbentengan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa terkait adanya dugaan praktek perdagangan obat melalaui kios atau warung campuran.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Gowa, Hj. Sitti Husniah SE Dg Talenrang Sekertaris Komisi IV DPRD Gowa, saat di hubungi, pada Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan praktek jual beli obat melalaui kios atau warung itu tidak benarkan. “Itu tidak boleh! harus ditindaki!” Tegasnya singkat, seraya menambahkan, akan dicari kebenarannya, dan akan dipanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi.” Jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa, pihaknya akan kami cari tahu, sumber obatx dari mana. “Semua pasien yang berobat di puskesmas jika akan membeli obat diluar (tdk tersedia di puskesmas) harus menggunakan resep dokter. Ini suatu pelanggaran dan harus kami tindaki.” Pungkasnya.

Sebelumnya telah diberitakan adanya dugaan praktek jual beli obat oleh oknum dokter di Puskesmas Pabentengan melalaui warung yang berada di dekat puskesmas Desa Pakbentengan, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Hal itu terungkap saat salah satu pasien yang datang berobat disuruh untuk membeli obat di Warung Campuran bukan di Apotek, Senin (24/02/2020).

“Saya di suruh beli obat di sala satu warung di samping Puskesmas Pakbentengan tampa di beri surat resep dari perawat dan penjulnya tidak memberikan kwitansi pembayaran.” Kata WN, polos

Ia pun merasa heran mengapa mereka diarahkan beli obat ke warung bukan ke Apotik. “Saya heran pak kenapa kita ini tidak di suruh beli di apotik atau di sediakan di ruang UGD untuk kita beli” tambahnya.

Sementara, pemilik warung saat di temui di warungnya, membenarkan bahwa telah disuruh untuk menjual obat oleh oknum Dokter namun enggan menyebut nama dokternya

“Iye Anunna doktoroka nasuro boli anrinni tena nikkulle katte abbalu, tena katte nikkulle katte abbalu niappa doktoro pata,” Ucapnya Dalam bahasa Daerah Bugis Makassar.

Tambahnya, “Teai nakke nasare Anakku antu ajjaga bangngia nampa nasuro ambalukangi punna niak pasienna naerok pakballe mae nasuro mae ngalle,” ucapnya lagi.

Lanjut dia, “Anne patanna pakballe berinisial (SB) pata punna erokki ngissengi gassingka nikana nakkeji pata cuma rinninaji naboli karna bani bani rini punna joeng riballakna bellaki mange anjoeng angngalle’ memang baluki pakballe iya niak tong ri baklakna”. katanya.

Hingga berita ini naik tayang, kepala dinas Kesehatan Kabupaten Gowa belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan.

(SPr/Wr)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum