Dana Pengelolaan Budidaya Lobster di Desa Punaga Diduga Dilakukan Pejabat Desa

TAKALAR (SULSEL), MEDIARESTORASI.COM – Pengelolahan Dana Budidaya Lobster Desa Punaga Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar diduga Di kelolah oleh Pejabat Desa. Bahkan beredar rumor budidaya udang di Punaga dikelola h sekretaris desa.

Dana yang berasal dari dana desa tahun anggaran 2019 tersebut, diduga di kelolah oleh sekdes melalui Kelompok nelayan masyarakat Desa Punaga. Atas dugaan praktek tersebut, kini mulai menuai sorotan dari warga.

Dari pantauan Tim media ini (Red) ditemukan beberapa kejanggalan tentang pengelolaan dana budidaya udang di Desa Punaga. Bahkan beberapa sumber menyebutkan Budidaya udang di Punaga yang menggunakan Dana Desa disinnyalir dikelolah langsung oleh Sekretaris Desa yang notabene pemilik lanngsung kolam budidaya.

Salah satu warga yang kami temui dan minta tak di sebutkan namanya(Tim/Red) mengatakan dana pengelolahan Budidaya lobster itu di kelolah langsung oleh sekretaris desa Punaga melalui kelompok nelayan.

“Setahu saya itu pak pak sekdes yang kelola di rumahnya melalui kelompok Budidaya lobster.” ucapnya.

Lanjut warga yang minta di rahasiakan namanya juga menambahkan bahwa setahunya kolam yang di gunakan sebagai percontohan pengelolahan budidaya lobster milik sekretaris desa Punaga.

“Setahu saya pak pada tahun 2019 kolam yang di jadikan contoh pengelolahan budidaya lobster pada tahun 2019 kolamnya pak sekdes.” Tambahnya.

Sementara itu, bendahara desa Punaga saat di konfirmasi melaui Via Whasaap seolah olah tidak mengetahui berapa anggaran yabg di keluarkan untuk pengelolahan budidaya lobster tahun 2019. Bahkan terkesan saling lempar jawaban.

“Sebentar saya tanyaki bos karna datanya ada di rumah ato langsung maki konfirmasi sama pak sekdes karna pak sekdes yang tangani pada tahun 2019.” ucapnya.

Sementara saat di konfirmasi melalui Via Whasap Sekretaris Desa Punaga, Syarifuddin mengatakan, bahwa bukan dirinya yang mengelolah langsung. Ia hanya membatu kelompok pengelola budidaya lobster.

“Bukan saya yang kelolah, saya hanya membantu kelompok tani. itukan anggota kelompok kurang banyak yang tau tentang lobster jadi saya yang bantu.” Katanya.

Tambahnya, Pihaknya juga memberikan kolam miliknya untuk masyarakat yang mengelolah Budidaya lobster tersebut.

“Itu inovasi desa dulu jadi saya kasi kolam kemasyarakat.” Tambahnya.

Terpisah, Pj Kepala Desa Punaga, Sudirman S,sos, saat di konfirmasi Mengungkapakan darinya belum mengetahui siapa pengelolah Budidaya lobster tahun 2019.

“Saya juga kurang tau siapa pengelolah budidaya lobster pada tahun 2019 karena saya baru menjabat kurang lebih 4 bulan sebagai Pelaksana Tugas.” Jelasnya.

(Tim/Red)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa