Humbahas, Lumbung Bawang Putih Baru bagi Kementan

JAKARTA, MEDIARESTORASI.COM – Kementerian Pertanian membangun lumbung bawang putih baru di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Kementan mengakui lahan Humbahas memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional termasuk bawang putih.

Dalam kunjungannya di Dolok, Sanggul bersama Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan importir bawang putih, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Prihasto Setyanto mengungkapkan bahwa jenis tanah di Humbahas diperkirakan histosol dengan lapisan humus tebal dan kaya bahan organik. Selain itu, ketinggiannya di atas 1.400 mdpl, iklim mendukung dan airnya juga melimpah.

“Jadi sangat tepat kalau Kementerian Pertanian mendorong pengembangan komoditas pertanian khususnya bawang putih di Humbahas,” ungkap Prihasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/10/2018).

Menurutnya, Kementan akan melakukan tahap awal dengan mengalokasikan 50 hektare perluasan tanam bawang putih melalui APBN tahun 2018. Tahun depan akan ditingkatkan volumenya 3 kali lipat menjadi 150 hektare. Ini belum termasuk alokasi untuk bawang merah dan cabai merah besar.

“Dari satu importir yang sudah masuk, komitmen akan menanam 200 hektare. Saat ini sedang dicoba tanam benih GBL asal Taiwan seluas sekitar 2,5 hektare. Ke depan kita akan dorong importir lain masuk ke sini,” katanya.

Sementara Inspektur I Itjen Kementan Susanto menekankan pentingnya pengendalian internal di setiap pelaksanaan kegiatan Kementan.
Pihaknya mengakui sistem pengendalian internal di Humbahas sudah bagus, sehingga sangat membantu meningkatkan akuntabilitas kegiatan APBN sekaligus kepercayaan investor khususnya di sektor pertanian.

“Kalau komitmen daerah bisa dijaga dan ditingkatkan, saya yakin Humbahas benar-benar bisa bangkit menjadi lumbung pangan baru,” imbuh Susanto.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyatakan kesiapan daerahnya menjadi lumbung pangan nasional.

“Kami punya lahan yang sangat subur seluas 70 ribu hektare lebih. Untuk bawang putih, kami siapkan 5 ribu hektare. Silakan investor dan APBN masuk ke sini, kami siap memfasilitasi. Sistem pengendalian internal kami sudah terbukti dan teruji. Kalau ada yang main-main dengan uang negara atau amanat investor, kami akan sikat. Jangan ragu kembangkan pertanian di sini,” ucap Dosmar.

Saat inspeksi lahan uji coba bawang putih bersama Tim Kementan, Dosmar meminta agar pertanaman bawang putih di lokasi dirawat intensif.

“Petani saya minta lebih serius dan intensif merawat bawang putih. Percuma kalau lahannya bagus, benih sesuai, pupuk dan air mencukupi tapi petaninya malas-malasan,” lanjut dia.

Selain itu, Kepala Dinas Pertanian Humbahas Junter Marbun saat mendampingi kunjungan lapang menyatakan pihaknya akan mengawal intensif uji coba penanaman bawang putih di daerahnya. Jika sukses, pemda yakin petani di Humbahas akan tertarik menanam bawang putih.

“Kami siap all out menyukseskan program pemerintah untuk membangkitkan bawang putih,” tutup Junter.

Sekedar informasi, kawasan Humbahas merupakan hasil jejak letusan Gunung Toba yang diperkirakan meletus 74 ribu tahun lalu. Jejak letusannya itu menjadikan tanah subur yang kaya humus.

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa