Harga CPO Stabil, Petani Sawit Sejahtera

PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Volatilitas harga crude palm oil (CPO) di pasar internasional sangat mempengaruhi keberlanjutan perusahaan sawit di Indonesia. Saat ini perang dagang AS-China masih menjadi sumber ketidakstabilan harga sawit dunia, selain itu adanya prediksi penurunan permintaan CPO akibat pengaruh kampanye negatif atas minyak sawit oleh Uni Eropa turut berimbas terhadap harga CPO.

Comunity Development Area Manajer (CDAM) PT. Astra Akro Lestari, Teguh Alimusiaji, kepada media ini (Rabu, 28/8/2019) mengatakan bahwa, ke depan program pemerintah terhadap penggunaan bio diesel B30 diharapkan dapat menyerap produksi sawit domestik. Sehingga, harga CPO diharapkan akan lebih stabil dan masa depan industri sawit lebih terjamin.

Menurut Teguh, Interpensi Pemerintah sangat dibutuhkan dalam mengatasi krisis industri sawit  saat ini. “minimal bisa menberi alternatif lain, guna menekan imbas gejolak pasar global”. Jelas Teguh seraya menambahkan, Interpensi Eropa terhadap perdangan dunia termasuk komoditi CPO, menjadi penyebab utama menurunnya hagra, yang berimbas pada turunnya Harga Tandan Buah Segar (TBS).

Akibat harga yang belum membaik itu, sebagian petani memilih tidak melakukan pemanenan lantaran tidak seimbangnya hasil dengan biaya operasional.

Lanjut Teguh, menurunya harga TBS mengakibatkan ekonomi petani sawit lesu dan tidak bergairah. Pada bulan juli lalu harga TBS masih dalam tekanan di bawah anggaka Rp. 933.

Bulan ini sedikit mengalami kenaikan yakni sudah di anggka Rp. 990. Mudah-mudahan di Bulan depan sudah bisa tembus di atas angka Rp. 1000.

Terkait Harga CPO (crude palm oil) sendiri, Teguh menjelaskan, memasuki minggu terakhir bulan Agustus harga CPO sudah semakin bergerak positif. “Saat ini sudah berada pada angka di atas Rp. 7000. Mudah-mudahan pada bulan depan bisa tembus ke angka 8000”. Terangnya.

Jika harga CPO lanjut dia, sudah stabil diangka delapan ribuan keatas, maka secara otomatis akan berpengaruh pada harga TBS. “ Kita berharap bisa tembus diangka itu sehingga petani sawit kembali bergairah. Pungkasnya (yunus)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa