Persatuan Ibu Bhayangkari, Persit, Jalasenastri & TP-PKK TB, Ikuti Seminar Kesehatan

TANJUNGBALAI, MEDIARRSTORASI.COM – Bertempat di pendopo rumah Dinas (Rumdin) Walikota Jl. Jend. Sudirman Kota Tanjungbalai, dilaksanakan Seminar Kesehatan dengan mengambil Thema, “Perempuan Sehat Bahagia Berdua, Keluarga Tahan Negara Kuat”, Jumat (17/1) Sore.

Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungbalai Ny.Ditha Yudha Prawira didampingi oleh Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungbalai Ny.Friani E Bona Sinaga beserta seluruh Pengurus dan Ketua Ranting dan Anggota Bhayangkari Cabang Tanjungbalai mengikuti Seminar Kesehatan “INSPIRASI SEHAT PEREMPUAN SADAR VAGINA (PSV) ‘Perempuan Sehat Bahagia Berdua,
Keluarga Tahan Negara Kuat’, bergabung juga dengan Jalasenastri Lantamal Korcab Tanjungbalai-Asahan dan PKK kota Tanjungbalai, dengan Narasumber Dr Inge Satyo Ariyanto

Seminar Inspirasi Sehat Perempuan Sadar Vagina (PSV) tersebut juga dilakukan oleh Persatuan Istri TNI-Polri dan Pemerintah (Bhayangkari, Persit, Jalasenastri dan PKK) Kota Tanjungbalai

Hadir juga dalam Giat itu, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Dafris, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K, M.H, Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Tanjungbalai Ny. Yusmada, Ketua Jalasenastri Ny. Lidya Dafris, Ketua Bhyangkari Cabang Tanjungbalai Ny. Dihta Yudha Prawira, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0208/Asahan Ny. Sri Marantika Beruh, Para persatuan TP. PKK Tanjungbalai, Para persatuan Jalasenastri TBA, Para persatuan Bhayangkari Tanjungbalai dan seluruh undangan berhadir .

Dalam seminarnya dr. Inge Satyo Ariyanto mensosialisasikan 15 langkah PSV bagi para peserta, diantaranya : Jadikan mencukur bulu kemaluan sebagai kebiasaan dan gaya hidup kita 1-3 hari sekali sampai kapanpun, karena bulu yang ada di area kewanitaan cenderung lembab bahkan menjadi lebih lembab lagi, ingat suasana lembab sangat disukai oleh bakteri, virus dan jamur berkembang biak lebih subur di vagina.

Lanjut dr Inge Satyo Ariyanto, Pakailah selalu celana dalam berbahan katun dan tidak ketat, karena bahan selain katun dan ketat membuat daerah kewanitaan menjadi lembab dan mudah terjadi iritasi, Jangan pernah menggunakan Pantyliner, memang menggunakan itu praktis dan mudah katanya, namun yang betul adalah sering berganti celana dalam bukan berganti pantyliner karena dapat membuat suasana kewanitaan makin lembab dan mempermudah kuman berkembang biak sehingga infeksi/ keputihan.

Untuk langkah yang lain adalah, Saat menstruasi ganti pembalut 4-6 jam sekali meski masih kosong karena masa itu merupakan materi yang dapat membuat kelembaban meningkat, Saat bebergian pastikan membawa celana dalam ganti, tisu toilet, sediaan dan sabun bayi, karena setiap kita bebergian pasti ada yang buang air maka saat buang air kecil itulah dapat mengeringkan daerah kewanitaan dengan tisu yang kita bawa sendiri atau ganti celana dalam yang sudah lebih 6 jam pemakaian.

Selanjutnya, Cuci daerah kewanitaan minimal 3 kali sehari untuk menghilangkan keringat dan mengendalikan jumlah bakteri dan sekresi yang selalu muncul, cukup dengan menggunakan sabun bayi, Pilih alat kontrasepsi yang tidak menimbulkan efek samping keputihan.

Apabila pasangan mengalami infeksi pada alat kelaminnya segera berobat ke dokter, Batasi pemakaian celana jeans atau celana yang terlalu ketat, karena dapat menghambat aliran udara ke miss vagina sehingga meningkatkan kelembaban yang disukai virus, bakteri dan jamur.

Tidak menggunakan cairan antiseptik untuk vagina tanpa anjuran dokter, ingat pada vagina terdapat bakteri alami bernama lactobacillus yang tinggal didalamnya, apabila sembarangan menggunakan antiseptik dapat mengganggu tingkat kesamaan dan dapat membunuh bacteri lactobacillus.

Tidak menggunakan sabun badan atau shampo untuk mencuci vagina, karena ini dapat menyebabkan bakteri-bakteri baik dalam lubang mati, sehingga lubang vagina tidak mempunyai pelindung lagi untuk mencegah infeksi yang jahat. Sabun mandi mempunyai bau harum yang menyengat yang tidak diperlukan oleh vagina malah wangi tersebut akan menyebabkan vagina menjadi iritasi dan meradang. (AMBON)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum