PASKIBRAKA HUT KEMRI Ke-73 Kab. Nias Utara Dikukuhkan

NIAS UTARA (SUMUT), MEDIA RESTORASI.COM – Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nias Utara sebanyak 39 orang yang terdiri dari 25 orang Laki-laki dan 14 orang Perempuan, dilaksanakan di Tribun Kab. Nias Utara, Rabu 15 Agustus 2018.

Pada arahannya Bupati Nias Utara menyampaikan bahwa detik-detik Proklamasi yang akan kita peringati bersama pada tanggal 17 Agustus 2018 sebagai bukti bahwa 73 tahun Indonesia telah merdeka, bebas dari belenggu penjajahan yang menyiksa.
Untuk itu, mari kita bersama berjuang dengan memelihara persatuan dan kesatuan melalui sikap dan tindakan saling menghargai dan menghormati tanpa membeda-bedakan agama, suku dan ras, tegas Ingati.
Lanjut Bupati, Paskibraka yang telah terpilih diantara ribuan pemuda-pemudi Nias Utara lainnya serta telah melalui Pendidikan dan Latihan selama 16 hari, berharap semoga ilmu dan pengetahuan bahkan skill yang telah didapat selama Diklat memberikan pencerahan sebagai bekal untuk menjadi generasi penerus bangsa Indonesia yang dapat ditumbuhkembangkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan Negara.
Berbagai pengorbanan sakit pahitnya selama menjalani Diklat anggaplah semua itu sebagai proses yang harus dilalui sehingga hari ini anda telah resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Nias Utara.
Bupati juga menyampaikan peserta Paskibraka yang sudah dikukuhkan, maka tugas dan tanggungjawab masih belum selesai justru semakin memberatkan karena seutuhnya perjuangannya adalah pada waktu Penaikan Bendera Pusaka pada detik-detik Proklamasi dan Penurunannya pada sore hari. Pada kesempatan itu juga, Bupati mengucapkan terimaksih banyak kepada Pelatih dan Instruktur Paskibraka atas waktu dan tenaga serta ilmu yang telah ditularkan kepada peserta Paskibraka tahun 2018 Kabupaten Nias Utara selama 16 hari lamanya, semoga Tuhan membalaskan kepada saudara-saudara sehingga apa yang telah disampaikan kepada peserta Paskibraka dapat kita saksikan pada penaikan dan penurunan bendera pada tanggal 17 Agustus 2018 semoga mereka dapat menunjukkan yang terbaik. Ucap M. Ingati. (F.Lahagu)
[16/8 2:17 PM] Karyawan bobi: Begini Curhat Warga Tentang Jembatan Di Jalan (Baypas) Desa Lahumbo Rusak Parah.!!

Boalemo – Kondisi jembatan di Jalan trans sulawesi (Desa) Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo sangat memprihatinkan.

Menurut warga, jembatan yang berkonstruksi baja itu hanya berlantai kayu.

“Namun Kayunya sudah lapuk dan patah, sehingga banyak kenderaan yang setiap melintas, bannya tertanam ke lubang jembatan kayu rusak,” tutur warga, berinisial (IN) kepada mediarestorasi.com

(IN) mengatakan, beberapa kali kendaraan yang tertanam bannya mengakibatkan posisi kendaraan miring, maka masyarakat setempat turun membantu orang yang melintas.
Jembatan Lahumbo tersebut adalah jalan yang menghubungkan  Gorontalo dengan Sulawesi Tengah.

“Jika jembatan ini putus sebab, kayunya sudah rusak, maka akses jalan yang menuju ke pusat kota akan terhambat walaupun ada jalan lain yang harus di lewati namun agak jauh.!!

“Sudah banyak pengendara motor yang jatuh, semoga Pemerintah serius memperhatikan jembatan ini,” tutur warga yang berinisial (IN) pengemudi bentor.(bb)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa