Warga Hentikan Proyek Talut di Desa Boyongpante 2 Karena Tak Miliki Papan Proyek

MINSEL (SULUT), MEDIARESTORASICOM – Pekerjaan pembuatan talut, di Desa Boyongpante 2 diprotes warga karena terdapat kejanggalan. Pasalnya, pekerjaan talut untuk menanggulangi bencana banjir tersebut, tidak ada papan proyek sebagai pemberitahuan volume pekerjaan dan jumlah anggaran yang digunakan, sehinga sulit dilakukan pengawasan oleh Masyarakat.

Pekerjaan yang sudah dilakukan mulai sejak tanggal 19 November 2019, mendapat kecaman dan protes dari beberapa warga setempat. Bahkan oleh Hukum Tua, Yoel Paisa, sempat meminta penghentian pekerjaan itu.

Masyarakat yang tingal di sekitaran sungai Potote itu, tidak menginginkan pekerjaan dilakukan hanya dengan tenaga manusia atau manual. Mereka ingin pekerjaan itu di kerjakan oleh alat berat Ekspator.

Protes warga memang bukan tanpa alasan. Berdasarkan beberapa pendapat, untuk menghasilkan talut yang kuat perlu peletakan dasar talut yang baik, agar strukturnya kokoh tidak mudah di bawah arus Air yang deras pada musim penghujan.

Pembuatan talut dengan tenaga manual

Menurut kepala desa Boyongpante 2, Yoel Paisa yang di hubungi oleh Mediarestorasi.com membenarkan informasi pembangunan talut yang di protes warga. Bahkan pihaknya, sudah menegur dengan keras panitia tim pelaksana pekerjaan tersebut.

“Kami sudah menegur karena tidak ada papan pemberitahuan pada lokasi pekerjan. Bahkan kami sudah meminta kepada BPD untuk menyetujui pekerjaan dengan mengunakan alat berat berupa eskavator karena melihat kondisi tanah pada yang wajarnya di kerjakan dengan alat eskapator”. Jelas Yoel.

Masyarakat berharap pekerjaan yang masuk di Desa Boyongpante 2 betul betul berorientasi pada kesejakteraan Masyakat yang benar benar menyalurkan dana desa dengan tepat dan benar.

Berdasarkan pantauan Media ini, pekerjan tersebut memang benar tidak ada papan pemberitahuan Volume pekerjaan dan jumlah angaran yang di pajang pada lokasi pekerjaan tersebut. (Jemi)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum