Warga Beri Waktu 2×24 Jam Kepada PT. SULENCO untuk Selesaikan Ganti Rugi

BOLMONG, MEDIARESTORASI.COM – Sengketa lahan di Bolaang Mongondow (Bolmong) yang di duga dijual oleh oknum makelar kepada PT. SULENCO Investor Asal Cina, Kamis, 21 November 2019 dimediasi pemerintah setempat.

Turut memantau dan mengawal proses tersebut, Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Mediasi dilakukan di Kantor Camat Inobonto, untuk menindaklanjuti apa yang menjadi permasalahan dari masyarakat pemilik lahan dengan PT. SULENCO yg belokasi di sekitar PT.CONCH Desa Solok Kecamatan Lolak.

Dalam mediasi tersebut, turut dihadiri oleh Perwakilan Staf Bupati Bolmong, Albert Tangkere, Kapolsek Lolak AKP Abdul Rahman fauzy, SH, MH. Kapolsek Bolaang IPTU Acmad Hudodo, Humas PT CONCH diwakili oleh Mr.Lee dan dari Pihak PT SULENCO di wakili oleh Chang Shoei Hong yang dampingi oleh kuasa hukumnya Bapak Albert Teken, SH, MH serta narahubung masyarakat yang menjadi korban diwakili oleh bapak Syam Bango. Dan masyarakat serta keluaraga korban.

Kari keterangan kuasa hukum PT. SULENCO (Abner Teken, SH,MH) bahwa tanah tersebut yg pemiliknya kurang lebih 17 keluarga sudah memilki seritifikat dan di beli oleh PT.CONCH

Hal inilah yang membuat pemilik tanah yang menjadi korban merasa keberatan karena mereka merasa tidak pernah menjual apalagi menerima uang dari hasil penjualan tanah tersebut. Senada, disampaikan oleh bapak Syam Bango (62 thn) yang juga adalah salah satu korban yg di rugikan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Dari Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Provinsi Sulut Ibu Caroline Joel, mengungkapkan siap mengawal kasus ini sampai Masyarakat bisa memperoleh kembali hak mereka.

Hasil Perbincangan melalui mediasi dari Pihak yang di rugikan memberikan tenggang waktu kepada PT. SULENCO selama 2 x 24 jam untuk menindak lanjuti. Etikat baik bahwa mereka akan membayar ke Pihak korban yang di rugikan. Setelah itu, jika tidak ada  etikat baik maka pihak korban dan keluarga yang merasa di rugikan akan menempuh jalur hukum.

Sumber Berita : Humas LP-KPK

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum