Tiga Srikandi Minsel Kawal Pansus LKPJ Bupati 2019

MINSEL, MEDIARESTORASI.COM – Tiga Srikandi Minsel sebagai Anggota Pansus LKPJ Tahun 2019 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang sering dan selalu berhadapan dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Minsel.

Sekalipun sebentar lagi akan mengakhiri tugas Pansus LKPJ 2019 namun sepak terjang tiga Srikandi ini sangat berkesan dimata para insan Pers dan Anggota Pansus lainnya Tidak dipungkiri dalam perjalanannya banyak meninggalkan cerita dan kenangan selama masa proses pembahasan LKPJ berlangsung

Tentunya kesan yang ditorehkan ketiga wajah cantik “SRIKANDI” di Pansus LKPJ 2019 tak bisa dilupakan bukan hanya bagi kepala SKPD di kabupaten Minsel tapi juga pimpinan dan anggota pansus lainnya.

Ketiga srikandi tersebut yaitu : Verke Pomantow (PDI-P), Jaclyn Koloay (PERINDO), Meyfy Karuh (PDI-P) mereka yang disematkan sebagai Anggota Pansus wanita “Pendobrak” dan bukan anggota Dewan biasa-biasa saja di Pansus LKPJ tapi merupakan Anggota Pansus yang cukup diperhitungkan dikalangan legislator Minsel.

“Uhh ini tiga kalau ada di Pansus.. so dorang tiga tu jago ba dobrak SKPD apalagi ada kejanggalan dorong mo dusu trus,” ucap beberapa wartawan biro Minsel yang selalu ikut dalam Pansus LKPJ ini.

Dari pantauan media ini khusus Tiga Srikandi di Pansus LKPJ selalu memberikan kritikan tajam yang sesekali harus berhadapan dengan Anggota DPRD Senior, Roby Sangkoy terkait koreksi atas tugas dan fungsi dan aturan Anggota Dewan, Roby yang juga Sebagai Sekretaris Pansus LKPJ 2019 sesekali harus mengluruskan lisan para srikandi dalam penyampaian saran dan kritikan terhadap SKPD.

“Jangan kita seperti penyidik yang bertanya semua data inikan hanya LKPJ nanti ada LPJ kita bahas nanti dan pertanyakan,” ucap Rosa sapaan Sekretaris Pansus saat beberapa kali meluruskan Tupoksi Dewan.

Adapun Menjadi catatan dengan permintaaan data di Pansus LKPJ 2019 atas gempuran tiga Srikandi ini antara lain terkait Proyek DID Jalan Tatapaan Rp.11 M, Proyek Jalan Pakuure – Sapa Rp 3,8M , proyek Pengadaan Bibit Pisang ,Rp.1,7 M, Proyek Green House, Anggaran Humas yang ternyata Desember Tahun 2019 dicairkan pada 70 media, Dana Hibah, Proyek Wisata Kuliner yang membuat Dinas Pariwisata memintah LKPJnya ditunda karena ada yang keliru serta pembahasan lainnya.

Ketelitian dalam mendalami setiap anggaran itulah yang membuat para kepala dinas sering terlihat kewalahan menghadapi Tiga Srikandi Pansus tersebut.

Adapun Pansus LKPJ ini disinyalir akan melahirkan banyak catatan dan Rekomendasi dari Pansus LKPJ 2019 dan Pimpinan Dewan akan sangat konsen dengan hasil kerja pansus dalam setiap Catatan yang didapat dan akan menjadi evaluasi kerja Eksekutif kedepan.

(Hanny mdg)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa