Lagi-Lagi Terjadi Perampasan Paksa Kendaran Oleh External PT.Lesto Abadi Jaya

KENDARI, MEDIARESTORASI.COM – Lagi-lagi terjadi perampasan kendaran mobil Honda Jazz warna Merah DT. dimana mobil Ambil secara paksa, yakni dengan cara meminta STNK dan kunci mobil lalu langsung dia bawa kabur, alasanya mau di bawa ke gudang Cimb Niaga Kesal asriadi kepada wartawan pada Kamis (17/09/2019)

“Pemilik Mobil Asriadi mengatakan kepada mediarestorasi.com pihaknya asriadi Mencoba Mempertankan mobil yang ia pakai tetapi kami kalah banyak karena mereka datang sangat banyak bahkan mereka di duga di bantu oleh 2 orang oknum kepolisian,”tutur Asriadi

Lanjut Asriadi bahkan ia mencoba memaksa saya menandatangani surat yang dia bawa tapi saya menolak

akibat dari kejadian ini pihakx akan melaporkan ke pihak berwajib sebab dia mengalamibkerugian ratusan Juta Rupiah.”Tutur Asriadi.

“Terkait kejadian itu Ketua LSM Wasindo Sultra La Ode Efendi sangat menyangkan tindakan oknum yang mengatasnamakan Pihak External yang berbendera PT.Lesto Abadi jaya seharusnya pihak leasing atau eksternal dan pihak perusahaan leasing atau pembiayaan harus mengetahui peraturan dalam melakukan eksekusi kendaraan yang telat bayar, sebab hal itu telah di atur oleh fidusia dan peraturan menteri keuangan (PMK) Nomor 130 /PMK 010/2012 dan peraturan kapolri nomor 8 tahun 2011 (jasa membayarkan kreditur ) yang menggunakan jasa preman berkedok debt collector untuk mengambil unit mobil juga tidak di benarkan menurut peeaturan kapolri nomor 8 tahun 2011 jadi tindakan itu melawab hukum.”Ucap La Ode Efendi selaku ketua LSM Wasindo

“Menurut keterangan Asriadi kepada wartawan mengatakan mobil di tarik secara paksa, kalau kami tidak setahkan Kunci mobil maka mereka akan menderet mobil tersebut, Ancam Pihak External, bahkan barang-barang milik saya banyak yang ikut di mobil, di antaranya KTP, Buku Rekening, Pelet Impor dan bang impor, serta Amplipayer salon (speker) dan ada juga tas kecil saya ikut, serta STNK Mobil dia bawa kabur juga.”Kesal Asriadi

Masih Asriadi Kronologis kejadian sebelum penarikkan menuturkan bahwa pada saat ia di konter Pak Irwansyah Duduk-duduk, tiba-tiba ada seorang pemuda pakai kacamata hitam menghampirinya pria itu berbadan kekar kulit putih, pria itu langsung bertanya mohon maaf pak bisa saya periksa mobilnya soalnya saya cari mobil sudah lima bulan hilang, maka dia mau liat mobil tersebut, setelah di perlihatkan isi dalamnya oleh pemilik mobil asriadi, langsung ia ambil dokumentasi dia foto saya punya rangka mobil lalu dia terburu- buru pergi, kira-kura berselang satu jam lebih, datanglah rombongan sekitar 4 mobil dan langsung mengatakan mobil ini kita mau tarik, karena ada surat kuasa penarikkan, jadi kendaraan ini mau di amankan, maka pertengkaran mulutmupun terjadi antara pihak keluarga Asriadi dan Pihak External, bahkan kejadian itu sempat pindah tempat ke THR depan Penginapan Big Hotel,pada saat di situ rombongan mereka banyak sekali, sehingga kami kewalahan akhirnya mobil kami di rampas.” Ungkap Asriadi kepada wartawan pada kamis (17/09/2019) sikira pukul 10.00 Wita.

“Menurut Asriadi mobilnya di tarik paksa sampai saat ini mobil tersebut entah di bawa kemana, kalau kami tlpn pak Yusran dan Pak awal serta Pak Budi mereka saling lempar tanggung jawab, ada bilang unitnya kami amankan di gudang Cim Niaga Finance.”Ucap asriadi menurkan perkataan Pihak External.

Kuat Dugaan Penarikkan Paksa Kendaraan ini du duga Ilegal dan akibat dari kajadian ini Pihaknya mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Laporan :  Sultan

Bagikan:

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum