Urus SKBN Tak Dipungut Biaya Bawa Sendiri Alatnya

TATOR (SULSEL), Mediarestorasi.com – Pemohon Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) di Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara Sulawesi-Selatan(Sulsel) cukup meningkat. Pasalnya, pemohon membutuhkan SKBN sebagai syarat pendaftaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Tes lainnya seperti Polisi dan Tentara dan di Perusahaan.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK) Tana-Toraja, AKBP Dewi Tonglo pada beberapa media, Selasa(8/10).

“Buat syarat melamar CPNS. Memang syaratnya harus ada SKBN,” ujarnya. Mekanisme permohonan SKBN diawali dengan membawa test urine kit atau alat tes narkoba dan masuk ke ruang pemeriksaan kesehatan.

“Cek dulu kesehatan oleh petugas, ambil urine di kamar mandi dan diserahkan, nanti dilihat hasilnya. Tak terlalu lama prosesnya,” tutur AKBP Dewi Tonglo, seraya nenambahkan tidak ada penyelewengan alat tes urine di BNNK Tana Toraja.

“Negara tidak mengakomodir itu. Seluruh BNN di Indonesia tak ada anggarannya itu. Kami sudah sebarkan di media Cetak maupun media online bahwa, kalau mau buat SKBN harus vawa sendiri alatnya karena kami tidak siapkan, dan juga untuk administrasinya itu semuanya serba gratis,” tutur Dewi Tonglo.

Test urine kit yang diminta dibawa oleh masing-masing pemohon yakni test urine kit 6 parameter, yang digunakan untuk mengetahui indikasi penggunaan obat-obatan terlarang atau narkotika oleh penggunanya.

“Indikatornya mengukur kadar penggunaan benzodiazephine, amphetamine, cocaine, marijuana, methampetamine, dan oplates. Kalau memang terbukti positif, nanti akan ada assessment dulu, apakah penyalahguna atau efek obat untuk penyakit,” ujarnya.

Keterangan SKBN yang diterbitkan BNN memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan SKBN yang diterbitkan rumah sakit umum atau Puskesmas.

“Ada perbedaan. Misalnya masa berlaku, di BNN untuk SKBN hanya berlaku untuk satu keperluan. Beda dengan yang di rumah sakit, biasanya masa berlaku SKBN itu sampai 6 bulan,” ucap Kepala BNNK Tana-Toraja.

Untuk membuat SKBN di BNN, pemohon tidak dipungut biaya sepeserpun. “Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan. Kalau di rumah sakit mungkin ada biaya yang mesti dibayarkan,” pungkasnya.(yus)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum