Pekerjaan Drainase Desa Bonto Kassi Kecamatan Parangloe Diduga Terjadi Penyimpangan

Gowa(SULSEL)Media Restorasi.Com –¬†Drainase Merupakan salah satu penunjang Dasar untuk bisa Di katakan bahwa Di satu kota dan desa Perkembangan infrastrukturnya sangat baik apabila Pengelolaan dan Pemeliharaan Drainasenya sesuai Prosedur dan Kebutuhan kota dan Desa tersebut.

Namun permasalahan yang sering terjadi dalam sebuah sistem pengelolaan dan pemeliharaan Drainase, adanya manusia yang tidak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan yang Dapat menyebabkan saluran drainase tersumbat dan akan menimbulkan Masalah besar yakni banjir.

Akan tetapi lain halnya dengan pekerjaan pembuatan Drainase di Desa Bonto kassi kecamatan parangloe kabupaten Gowa,dalam pantauan awak Media, Senin (29/01/2019) terlihat dengan Mata kepala diduga Adanya kejanggalan Dalam pengerjaan Drainase ini.

Kejanggalan yang sangat jelas terlihat Mulai dari papan informasi atau Papan proyek yang Terpasang dilokasi kegiatan pengerjaan Drainase di dusun Pammanjengan Desa Bontokassi Dengan anggaran Rp.111.360.218 (Seratus sebelas juta tiga ratus enam puluh ribu dua ratus Delapan belas rupiah) dengan volume 286 M x 0.60 M x 0.40 M yang sumber Dananya dari dana DDS tahun Anggaran 2018.

Akan tetapi pekerjaan drainase ini sudah Berakhir,namun Diduga volume Pekerjaan dengan Fakta yang ada Dilapangan tidak Sesuai dengan apa Yang tertera di Papan informasi Atau papan proyek.

Saat di konfirmasi Ke Kepala Desa Bonto Kassi Haeruddin S.Pdi Mengatakan kepada Awak media Bahwa.” Pembangunan Drainase terhambat karena cuaca, hujan Deras dan di sertai Angin kencang Dimana banyaknya Desa yang terkena longsor sehingga pembangunan Drainase jadi Begini..” katanya.

“Lebih lanjut Haeruddin Mengatakan bahwa pembangunan Drainase ini Bertahap dilakukan Tiap tahun,saya
Hanya berfikir yang Penting pekerjaan ini selesai.(Sarifuddin)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa