Wisuda STIT DDI Pasangkayu Angkatan X Dilakukan Secara Semi Virtual

PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Walau dimasa pandemi Covid-19 pelaksanaan wisuda disejumlah perguruan tinggi diwilayah timur Indonesia tetap dilaksanakan. Tak terkecuali pada perguruan tinggi Ilmu Tarbiyah DDI Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat.

Sebanyak 30 Wisudawan Wisudawati hari ini (30/6/2020) mengikuti seminar secara semi virtual.

Wisuda ini merupakan wisuda angkatan ke X dan yang pertama di wilayah delapan kawasan timur Indonesia, secara virtual.

Wisata, ini dihadiri, Prof. Dr. KH. Syamsul Bahri Andi Galigo, MA. (Ketua Umum PB DDI), Dr. KH. Hamzah Harun al-Rasyid, Lc. MA. (Wakil Koordinator Kopertais Wil. VIII Sulawesi, Maluku dan Papua)

Dalam seminar wisuda tersebut, 30 Wisudawan dan wisudawati, hanya diperbolehkan membawa satu pendamping keluarga untuk menyaksikan pelaksanaan wisuda. Hal ini dilakukan untuk mengikuti protokol kesehatan. Bahkan, setiap perseta dan tamu undangan yang hadir diterapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti cuci tangan, pakai masker, jaga jarak. Selain itu, penataan kursi juga diatur berjarak untuk menghindari kontak fisik.

Menurut ketua STIT DDI Pasangkayu, K. H. Maslin Halim, Walau Dimasa Dimasa pandemi perkuliahan terus berjalan hingga pelaksanaan Wisuda.

“semua proses perkuliahan selama masa pandemi terus berjalan. Bahkan, pelaksanaan ujian akhir juga dilakukan secara virtual. Wisuda hari ini dilakukan secara semi virtual dan secara aturan itu di benarkan” jelas Maslim

Iya berharap STIT DDI Pasangkayu kedepan terus berperan dalam by pengembangan sains dan ilmu pengetahuan khususnya di bidang keagamaan.

Sementara itu, Bupati Pasangkayu H. Agus Ambo Djiwa, berharap para alumni STIT DDI Pasangkayu yang diwisuda hari ini dapat berperan aktif dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Pasangkayu.

“Semoga alumniĀ  STIT DDI Pasangkayu yang hari ini diwisuda dapat berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Pasangkayu khususnya bidang pendidikan.” Jelasnya

Yunus

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa