Polda Sulbar Paparkan Keberhsilannya Dalam Penumpasan Bentuk Kejahatan di Depan Awak Media

 

MAMUJU (SULBAR) Mediarestorasi.com – Alhamdulillah Akhir-akhir ini Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) berhasil mengungkap berbagai kasus kejahatan dari tiga direktorat yang ada yaitu (Dit Reskrimum, Dit Reskrimsus dan Dit Resnarkoba).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Drs. Baharudin Djafar, M.Si, dalam acara konferensi pers yang diselenggarakan pagi tadi, di Aula Arya Guna Polda Sulbar, Selasa (9/7/19).

Dalam kegiatan konferensi pers kali ini, seluruh tersangka dan barang bukti langsung dihadirkan di depan para awak Media yang hadir, sebagai bukti nyata keberhasilan Polda Sulbar mengusut segala bentuk kejahatan di Silbar.

Berdasarkan data yang dibacakan Kapolda Sulbar, untuk penanganan kasus Dit Res Krimsus mengalami peningkatan dari segi penyelesaian kasus, sedangkan kasus dugaan korupsi APK sudah dilimpahkan ke JPU dan saat ini dalam tahap persidangan.

Sementara itu, penangan kasus narkoba berdasarkan data yang ada juga meningkat. Pada priode Januari-Juni 2018 terdapat sebanyak 86 kasus dan obaya 7 kasus dengan laporan polisi yang masuk 93 LP sedangkan pada tahun 2019 periode januari- juni penanganan kasus narkoba meningkat menjadi 108 kasus dan obaya 6 kasus dengan laporan polisi yang masuk sebanyak 114 LP.

Untuk jumlah tersangka ditahun 2018 sebanyak 129 laki-laki dan 13 perempuan sedangkan ditahun 2019 meningkat menjadi 151 laki-laki namun tahanan perempuan menurun menjadi 10 tersangka.

Sedangkan barang bukti berupa sabu, turun 1.119 gram dari 1.356 gram ditahun 2018. dan turun menjadi 237,38 gram ditahun 2019. begitupun obaya turun 7.783 butir dari 9.023 butir di tahun 2018 turun menjadi 1.240 butir namun plus 8.000 sachet komix.

Kapolda Sulbar yang memimpin langsung kegiatan konferensi pers, didampingi langsung oleh tiga Direktur yaitu Reserse khusus, reserse umum dan reserse narkoba.

Seperti biasanya kegiatan ini diwarnai dengan tanya jawab terkait kasus yang ditangani Polda Sulbar. Salataunya terkait Narapidana yang kabur di pasangkayu? Kapolda menjawab : Dua narapidana yang melarikan diri di Polsek baras sudah ditangkap kembali.

Selanjutnya Kasus pembacokan yang ada di warung makan Bi Nem Depan Sekolah Buah Hati School Mamuju, yang dua bulan lalu belum ada kejelasan ? Jawab : Kasus ditangani oleh Polres Mamuju namun pelakunya memang belum terungkap sampai saat.

Pasar campalagian sudah sampai dimana? Jawab : Prosesnya sudah kami tangani dan beberapa tahap pemeriksaan sudah dilaksankan bahkan kasus sudah disimpulkan selain itu juga telah dilakukan gelar khusus dan gelar besar.

“Kesimpulannya sebagaimana yang dilaporkan pelapor tidak cukup bukti, dan tidak ada data konkrit bahwa yang dilaporkan itu benar.”

Terkait penganiayaan tahanan narkoba apakah sudah di proses? Sekarang sudah ditangani oleh Propam.

Kasus korupsi di mamasa sudah sejauh mana? Untuk kasus yang dimaksud masih tahap 1 dengan kerugian negara 1,6 milliar dan kami masih menunggu dari kajati.

Penipuan CPNS? Sudah ditetapkan 3 orang tersangka dan ketiga-tiganya sudah di proses dua diantaranya sudah dilimpahkan dan satu di masih di proses.

Diakhir kesempatannya, Kapolda Sulbar mengucapkaan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh Media baik itu Media Cetak, Online, Ekektronik, atas kerjasamanya dan partisipasinya dalam memberitakan dan menyajikan informasi terkait keberhasilan Polisi.

“Saat ini Kabid Humas AKBP Hj. Mashura akan mendapatkan penghargaan dari Mabes sebagai Polda tipe B.
Kabid Humas terbaik dan atas nama Kapolda Sulbar kami mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya,” tutup Kapolda.*.Kml.

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa