Kantor Imigrasi Polman Gelar Rakor Pengawasan Orang Asing di Mamasa

MAMASA, MEDIARESTORASI.COM – Guna memperluas jaringan dalam hal pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah kerjanya, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar melaksanakan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) di Kabupaten Mamasa, Rabu (18/09).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Sajojo, Mamasa, dihadiri sedikitnya 23 orang peserta yanh berasal dari sejumlah instansi yang tugas dan fungsinya memiliki kaitan dalam hal pengawasan keberadaan orang asing dan kegiatannya, antara lain POLRI, TNI, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan, hingga Kecamatan di wilayah Kabupaten Mamasa.

Kegiatan Berlangsung pukul 08:30 WITA, dibuka oleh Wakil Bupati Mamasa Marthinus Tiranda. Dalam sambutannya, Marthinus menyatakan dukungan serius atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengawasan terhadap orang asing adalah hal yang berat, tapi wajib untuk dilaksanakan.

“Kami memberi apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Tim PORA. Karena itu, saya berharap anggota Tim PORA Mamasa serius menjalankan fungsinya. ini bukan masalah kecil. Kita bisa saja berhadapan dengan sindikat internasional. Di pundak saudara ada beban berat. Namun, Tuhan selalu bersama kita,” pesan Marthinus

Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar selaku Ketua Tim PORA, Hertjanjsah Wiradinata menyatakan perlunya perluasan Tim PORA dalam pengawasan keberadaan Orang Asing yang berada di wilayah Indonesia, sebagai upaya merespon perkembangan arus globalisasi. sehingga keberadaan orang asing di Indonesi perlu diawasi, demi menjaga terjadinya ancaman terhadap kedaulatan Negara.

“Arus globalisasi mendorong orang asing untuk berada di Indonesia dengan beragam alasan. Banyak dari mereka yang bermanfaat bagi kemajuan wisata dan ekonomi Indonesia. Namun, tidak sedikit juga yang justru mengancam kedaulatan negara. Oleh karena itu, keberadaan orang asing di Indonesia harus diawasi,” papar Hertjansjah.

Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Wishnu Daru Fajar yang hadir selaku narasumber sekaligus Penasehat TIM Pora, menyatakan, keguatan ini digelar berdasarkan amanat Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian untuk membentuk Tim Pengawasan Orang Asing sampai ke tingkat Kecamatan, untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di Negara ini.
“mengapa perlu dibentuk Tim karena keberadaan orang asing di Negara kita memnag perlu diawasi, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di Masyarakat. ungkap Wisnhu.

Pihak juga berharap, masyarakat umum dapat terlibat diri dalam pengawasan orang asing di wilayah masing. sehingga ketika ada masyarakat yang menemukan keberadaan orang asing di daerahnya bisa dikoordinasikan dengan Tim Pora yang telah dibentuk.

“kita berharap kepada masyarakat untuk turut aktif melakukan pengawsan orang asing, soal aturan-aturan hukum yang berlaku, tentu kita akan sosialisasikan kepada masyarakat umum. tutur Wisnhu.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pengukuhan Tim PORA tingkat kecamatan di Kecamatan Mamasa, Kecamatan Tawalian, Kecamatan Sumarorong, dan Kecamatan Messawa oleh Wakil Bupati Mamasa.

kegiatan rapat koordinasi inilanjutkan dengan pemaparan materiboleh narasumber, kemudian disambung dengan sesi diakusi. // Anezz

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum