Hewan Qurban Mesjid Agung Nurul Huda Tidak Terdaftar di PHBI

PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Sebelum dimulai pelaksanakan sholat Idul Adha 1441 H di lapangan Merdeka Pasangkayu, Jumat Pagi (31/07/20 Terlebih dahulu dilakukan pengumuman nama nama Mesjid yang mendapat hewan qurban di lingkup kota pasangkayu. Namun beberapa masjid tidak terdata.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, beberapa sapi Qurban yang di sembeli di beberapa masjid di dalam kota tidak didaftar dalam data PHBI.

Menurut Ustadz Aguwas, dirinya kaget saat di beritahu jamaahnya kalau Qurban di Masjid Agung Nurul Huda tidak di umumkan saat Pelaksanaan Sholat Idul Adha “Beberapa sapi qurban tidak masuk di umumkan pada saat pelaksanaan sholat Idul Adha di karenakan kami menunggu penyampaian dari PHBI kabupaten yang seharusnya mereka yang mendata atau minimal memberikan informasi minimal ada surat masuk, untuk melaporkan jumlah qurban, tapi tidak ada komunikasi sehingga tidak mengetahui dan juga cuaca tidak mendukung pada saat lebaran, dan saya merasah kaget karna ada laporan salah seorang jama’ah mesjid bahwa kenapa kita punya sapi yang ada di Mesjid tidak diumumkan.” Ungkapnya saat ditemui ditengah-tengah kesibukan membagikan daging qurban kepada masyarakat.

Menurutnya, sapi qurban tidak masuk di umumkan pada saat pelaksanaan sholat Idul Adha di karenakan menunggu penyampaian dari PHBI kabupaten. “Seharusnya mereka yang mendata atau minimal memberikan informasi minimal ada surat masuk, untuk melaporkan jumlah qurban, tapi tidak ada komunikasi sehingga tidak mengetahui dan juga cuaca tidak mendukung pada saat lebaran, dan saya merasah kaget karna ada laporan salah seorang jama’ah mesjid bahwa kita punya sapi yang ada di Mesjid tidak diumumkan.” Jelasnya

Lanjut Ust Aquwas, Menambahkan bahwa, seharusnya PHBI yang punya tugas untuk mendata qurban yang masuk di mesjid mesjid supaya jama’ah tau berapa jumlah hewan qurban yang masuk di mesjid Agung Nurul Huda, adapun hewan qurban yang masuk yaitu, 1 ekor dari SMAN 01 Bambalamotu, 1 ekor dari Puskesmas Randomayang, 1 ekor dari Multazam, 1 ekor dari Jama’ah Mesjid, dan 1 ekor dari keluarga Abd, Kadir.” tutur Aguwas

Ditempat yang yang terpisah, Pengurus PHBI Tanwir Miliansyah, ditemui saat membagikan daging qurban kepada masyarakat di mesjid Miftahussa Adah Labuang, mengatakan bahwa, kemungkinan Mesjid Agung Nurul Huda tidak melaporkan kepada PHBI Sehingga tidak di umumkan. “Mungkin tidak ada loporan, karna semua yang di kabupaten Pasangkayu kemarin bahkan ada beberapa kecamatan yang sudah melaporkan jumlah data qurban di wilayah masing masing termasuk kabupaten dalam kota, cuman Mesjid Agung Nurul Huda tidak ada dibacakan, kemungkinan tidak ada laporan, dan mungkin tidak ada sapi masuk disana, itupun kalau ada mungkin tidak ada laporan yang masuk ke PBHI.” terang Tanwir.

(Udin Virgo)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa