Dua Kapal Asing Siap Berlabu di Tanjung Bakau, 1 Diantaranya Kapal Asal China

PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Setelah melalui pemeriksaan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Belang-belang dua kapal Asing Asal Vietnam dan Tiongko China dinyatakan layak untuk sandar di Pelabuhan Tanjung Bakau.

Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan pelabuhan, kapal tersebut dinyatakan bebas dari Virus Corona. Meski dinyatakan bebas dari Virus Corona, Seluruh Awak Kapal Asal Vietnam dan Tiongko China itu, tidak diperbolehkan turun dari kapal

“Semua kru kapal tidak diperbolehkan turun ke demaga” Kata waluyo saat diwawancarai sejumlah media usai melakukan pemeriksaan kapal, Senin 17 Februari 2020.

Lebih jauh waluyo menjelaskan, sesuai instruksi dari pusat semua kru tidak boleh turun, termasuk ke area pelabuhan. “Ini kita menjaga pintu negara. Karena orang-orang asing masuknya lewat sini. Jangan sampai ada orang sakit dari luar yang masuk atau orang sakit dari dalam keluar.” Jelas Waluyo

Kordinator Kesehatan Pelabuhan Belang-belang

Waluyo juga menjelaskan metode pemeriksaan yang digunakan kepada kru kapal. “Untuk pemeriksaan kita menggunakan termometer tembak. Jadi kita tidak bersentuhan langsung dengan mereka. Dan dari hasil pemeriksaan kita, semua aman dan dinyatakan boleh sandar.” Urai Waluyo.

Secara terpisah Kepala Pelabuhan Tanjung Bakau, Agung, mengatakan bahwa pihaknya tetap tunduk dan mengikuti semua standar SOP sesuai ketentuan yang berlaku.

“Biasanya sebelum ada virus corona awak kapal itu bisa turun kedarat, sepanjang ada pas jalannya. Tetapi untuk sekarang ini sama sekali tidak diperbolehkan. Jadi jika ada kebutuhan mereka di kapal, maka petugas yang akan antarkan.” Jelas Agung.

Agung juga menjelaskan, setelah kedua kapal diperiksa dan dinyatakan bebas dari virus corona maka kapal segara disandarkan. ” hari ini yang kita sadarkan pertama (17)2) adalah kapal asal vietnam dan kapal asal tiongkok akan disandarkan pada tanggal (19/2). Urai Agung

Untuk diketahui, Pelabuhan Tanjung Bakau merupakan satu-satunya pelabuhan di Kabupaten Pasangkayu yang setiap bulannya disandari puluhan kapal asing pengangkut minyak goreng. Pelabuhan ini merupakan milik PT AAL yang dibangun khusus untuk transaksi bisnis minyak sawit.

Laporan : Yunus

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum