Seluruh Penerbangan ke China di Tutup, PT AAL Belum Tentukan Sikap, Cancel Ekspor ke China


PASANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM – Penyebaran Virus Corono rupanya telah menjadi kewaspadaan dunia internasional, termasuk indonesia. Terhitung mulai Rabu (5/02/2020) kemarin, pemerintah Indonesia resmi menutup sementara, seluruh penerbangan dari dan ke China.

Penutupan tersebut, merupakan langkah antisipasi pemerintah, untuk mencegah masuknya penyebaran virus Corona ke indonesia.

Selain menutup Penerbangan ke China, Pemerintah Indonesia juga menghentikan sementara Bebas Visa Kunjungan, Visa Kunjungan Saat Kedatangan dan Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa Bagi Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok, Melalui Penetapan Peraturan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2020, dan ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik indonesia, NOMOR : IMI-0954.GR.01.01 TAHUN 2020, tertanggal 5 Februari 2020.

 

Baca Juga : TSL Pertimbangkan Kencel Pengiriman CPO ke China

Juga : Pemkab Pasangkayu Gelar Rapat Lintas Sektor, Antisipasi Virus Corona

 

Sehubungan hal itu, otomatis menjadi warning terhadap seluruh aktivitas dengan Negara luar, baik hubungan dangang maupun investasi, khususnya yang berhubungan dengan Negara Republik Tiongkok.

Terkait hal tersebut, PT Astra Agro Lestari salah satu produsen minyak sawit (CPO) kedua terbesar di Indonesia, dengan tujuan Ekspor CPO terbesar ke China belum mengambil sikap.

Saat di konfirmasi PT Astra Agro Lestari Tbk. Melalui perwakilan Area C1 di Sulawesi Barat yang dihubungi pada Kamis, 6 Februari 2020, melalui Community Development Area Manager (CDAM), Teguh Ali Musaji, belum dapat memberikan konfirmasi, terkait sikap Astra, dalam menyikapi kebijakan pemerintah ini.

Sebelumnya, pada Rabu 5 Februari 2020, dalam rapat koordinasi yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu, bersama sejumlah stakeholder, dalam rangka menyikapi penyebabaran Virus Corona, Perwakilan PT Astra Agro Lestari (AAL) melalui Plan Manager PT Tanjung Sarana Lestari (TSL) anak perusahaan PT AAL Tbk. Group, Eka Prasetya mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan Pengiriman CPO ke China untuk di Cancel, Namun hal itu masih sebatas wacana atau pertimbangan.

“Kita masih menunggu keputusan kantor pusat. Seperti apa keputusan yang akan di ambil nantinya, dicancel atau tidak, itu belum ada informasi jelas. Kita masih menunggu.” Kata Eka Prasetya dalam rakor dan seusai rakor, bersama pemda Kabupaten Pasangkayu (5/2)

Dijelaskan Eka, Kemungkinan kebijakan itu bisa saja di ambil perusahaan karena pertimbangan tertentu. Namun, itu semua kembali kepada keputusan manajemen di Jakarta. “Kita disini hanya mengikuti apa yang menjadi keputusan kantor pusat.” Jelasnya saat diwawancarai (5/2) usai rakor

Laporan : Yunus

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum