Calon Mahasiswa Yang Hendak Kuliah di Jayapura, Diberangkatkan Dengan Extra Flight

YAHUKIMO (PAPUA), MEDIARESTORASI.COM – Untuk mengangkut banyaknya calon penumpang, terutama anak – anak yang menyelesaikan pendidikan menengah atas dan hendak melanjutkan ke perguruan tinggi di Yahukimo membuat pihak penerbangan Wings Air menyiapkan extra flight untuk mengangkut penumpang Calon Mahasiswa ke Jayapura.

Apalagi, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Papua, khusus untuk Wings Air penerbangan yang melayani rute Sentani – Dekai (PP) hanya melayani sekali dalam seminggu yaitu setiap hari Selasa setiap Minggunya.

Hal tersebut di benarkan oleh Kepala Operasional Wings Air Banr Udara Nop Goliat Dekai, Dirga saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon pada Senin (13/07) di Yahukimo.

“Kalau carter normal, harganya lebih mahal. Ditambah lagi sekarang dengan situasi Covid – 19 saat ini, untuk Carter banyak syarat yang harus dipenuhi, sehingga hari Sabtu kemarin karena ada banyak calon mahasiswa yang hendak mendaftar, kami meminta extra flight untuk diterbangkan kesini bawah kargo, untuk pesawat baliknya dari Dekai – Sentani baru di ikutkan penumpang regular. Cuma, untuk penerbangan harga tiket extra flight ini, harga tiketnya itu dua kali lipat dari harga normal”. Tuturnya.

Hal tersebut dibenarkan juga oleh Kepala Kantor UPBO Kelas II Nop Goliat – Dekai, Setyani Mahendra, S.IP, saat ditemui media ini diruang kerjanya. Bahwa sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Papua, khusus untuk Wings Air penerbangan yang melayani rute Sentani – Dekai (PP) hanya melayani sekali dalam seminggu yaitu setiap hari Selasa setiap Minggunya.

“Sesuai dengan surat edaran Gubernur, Wings Air hanya melayani satu kali dalam seminggu, sehingga pada hari Sabtu itu Wings air ke sininya pakai izin carter kargo. Sementara baliknya baru flight normal yang mengangkut penumpang. Dan sesuai dengan schedulenya, Wings hanya melayani pada hari Selasa setiap Minggunya”. Ujarnya.

Sementara itu, secara terpisah anggota DPRP Provinsi Papua Perwakilan Yahukimo, Natan Pahabol, S.Pd justru menyayangkan kurangnya perhatian dari Pemerintah Daerah setempat yang tidak berinisiatif untuk meminta tambahan flight untuk memberangkatkan calon mahasiswa baru tersebut. Apalagi calon mahasiswa baru yang akan diberangkatkan merupakan asset masa depan Kabupaten Yahukimo

“Dalam situasi Pandemik Covid – 19 seperti saat ini, pemerintah seharusnya harus tampil dan hadir berbicara, dan memberikan bantuan atau perhatian. Misalkan, subsidikan sebagian biaya khusus bagi calon mahasiswa baru yang keluar dari Dekai. Dalam situasi seperti ini, orang tua juga belum banyak cukup uang, seharusnya Pemerintah memfasilitasi dan memberangkatkan calon mahasiswa baru ke luar kota Yahukimo untuk melanjutkan pendidikan. Biar bagaimanapun, mereka merupakan aset masa depan Yahukimo yang harus mendapat perhatian”. Tuturnya kepada media ini melalui pesan.

Lebih lanjut, Pahabol menyarankan agar Pemerintah daerah Kabupaten Yahukimo harus mencontoh dari beberapa Bupati lain di daerah pegunungan tengah yang menyiapkan pesawat khusus untuk mengangkut dan memberangkatkan penumpang calon mahasiswa baru yang hendak mendaftar kuliah dari daerah masing – masing ke Sentani.

“Saya pikir Pemda perlu ambil sikap seperti Pemda lain yang carter Hercules atau Trigana atau jenis penerbangan lain. Kalau extra flight yang harga tiketnya dua kali lipat dari harga normal, lalu bagaimana biaya masuk kuliah? Belum lagi akomodasi dan makan minum? Sekali lagi, Pemerintah Kabupaten Yahukimo jangan tersembunyi dibalik bahaya Covid – 19 sehingga tugas pokok pelayanan publik menjadi korban. Semoga pemerintah duduk di ibu kota Dekai dan layani kebutuhan publik. Jangan membangun diatas media, karena badan ditempat lain dan gagasan tempat lain. Ini Pemerintahan kacau”. Tutupnya.
***

JAMES RASTUNA YOHAME

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa