Gelar Pertemuan Koordinasi, Aliansi PKTA NTT Lahirkan Sejumlah Rekomendasi Penting

KUPANG, MEDIARESTORASI.COM – Save the children dan Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) Provinsi NTT menggelar pertemuan koordinasi di Hotel Neo Kupang, Kamis (10/6/2021).

Sejumlah rekomendasi pun dilahirkan sebagai hasil dari pertemuan tersebut.

Untuk diketahui, PKTA NTT adalah wadah perjuangan bersama untuk menekan angka kekerasan terhadap anak di Provinsi NTT.
PKTA NTT merupakan gabungan dari 27 Lembaga Swadaya Masyarakat dan Lembaga Keagamaan yang berbasis di wilayah Provinsi NTT. Aliansi yang dibentuk tanggal 25 Nopember 2019 ini memiliki dan melaksanakan berbagai agenda kerja dalam rangka memastikan kehadiran regulasi dan program pemerintah yang berpihak pada anak.

Pertemuan koodinasi diikuti pimpinan dan perwakilan dari 27 LSM dan lembaga keagamaan, serta belasan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik serta media siber (media online). Banyak hal dibahas dalam pertemuan koordinasi ini, termasuk diskusi dan sharing kasus kekerasan terhadap anak yang menjadi contoh kasus.

Hasil dari pertemuan koordinasi yang dipandu Presidium Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) Provinsi NTT, Benyamin Leu dan hasil dari pertemuan tersebut akan dirumuskan teknisnya oleh tim perumus Aliansi PKTA NTT untuk disampaikan kepada pemerintah, lembaga penegak Hukum, sekolah dan berbagai lembaga atau instansi terkait lainnya. Sehingga diharapkan menjadi masukan untuk menjadi pertimbangan pemerintah dan lembaga terkait dalam mengambil kebijakan atau keputusan.

Maraknya kasus kekerasaan terhadap anak yang terjadi du NTT, Aliansi PKTA kemudian mengerahkan anggotanya untuk melakukan berbagai langkah dan strategi untuk mendapatkan solusi.
Hal ini disampaikan Veronika Ata yang juga merupakan Anggota dari Aliansi PKTA NTT dan juga pimpinan LPA NTT.

Kepada awak media ,Veronika Ata mengatakan saat ini Aliansi PKTA melakukan tindakan – tindakan pencegahan melalui anggotanya dengan sosialisasi dan penyadaran terhadap orang tua dan masyarakat.

“Selain itu juga kami dari Aliansi mengambil tindakan – tindakan penanganan kekerasaan terhadap anak dan ada pendampingan secara hukum kepada anak,” kata Tory Ata.

Terkait data , Tory Ata mengatakan ini merupakan persoalan klasik, oleh sebab itu perlu ada data yang jelas dari satu pintu dan harus ada komitmen dari seluruh lembaga terkait dalam pelaporan data.

Dikatakan pula, Aliansi PKTA NTT selama ini dalam penanganan Kasus kekerasaan terhadap anak berjalan dengan baik.

(Wem).

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa