WORKSHOP TEMU BISNIS DAN PEMASARAN BAGI PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)

BULA  (MALUKU) MEDIARESTORASI.COM – Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Seram Bagian Timur mengadakan Kegiatan Workshop Temu Bisnis dan Pemasaran Bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di sental bisnis SOLID, Kegiatan Peningkatan kesejahtraan Petani kecil dan menengah ini diselenggarakan pada tanggal 29 -30 Mei 2018 di Aula Siga Fua,

kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan SBT Mirna Derlen, Sekertaris Djami Hamisi, Ketua Kordinator SOLID Agus Nurlete dan beberapa Staff terkait,

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mirna Derlen mengungkapkan, Persaingan bisnis yang kompetitif menuntut para pelaku usaha untuk secara terus menerus memantau dan menyesuaikan diri terhadap perubahan pasar. Setiap pelaku usaha tentunya menginginkan kegiatan bisnisnya dapat terus hidup dan berkembang mengikuti pasar. Hal ini dapat terwujud apabila bisnisnya secara terus menerus mengikuti keinginan konsumen, baik kualitas maupun kuantiitas produk.

“Saya menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan Workshop Temu Bisnis dan Pemasaran Bagi Pelaku Usaha Sentra Bisnis di desa – desa Solid Kabupaten Seram Bagian Timur ini. Kegiatan ini hendaknya dapat dijadikan sarana dalam membangun kemitraan dan usaha guna memperluas akses pasar komoditi unggulan daerah.” ungkap Mirna Derlen.

Pantauan Mediarestorasi.com., Kepala Dinas Ketahanan Pangan menambahkan, hampir semua Usaha Kecil Menengah (UKM) terkendala dalam pemasaran produknya. Mereka bisa menghasilkan produk tetapi kesulitan memasarkan hasilnya karena minimnya jaringan pasar. Selain itu sebagai salah satu media promosi, produk UKM di Kabupaten Seram Bagian Timur dapat memasarkan produk yang mereka hasilkan ke pelaku- pelak usaha. Sehingga dengan kegiatan ini Diharapkan akan terjadi kontrak dan kerjasama antara UKM dan para pelaku usaha yang berhasil dalam penjualan dan pemasaran produk UKM di Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Kepada Peserta workshop saya mengajak saudara-saudara agar lebih serius dalam mengikuti workshop ini, dan menyikapi semua permasalahan yang ada, sehingga diharapkan pelaku bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) mampu membangun kemitraan yang lebih luas untuk mendapatkan akses pasar yang seluas-luasnya dan mampu bersaing dengan produk-produk baik di daerah Kabupaten Seram Bagian Timur pada khususnya maupun daerah-daerah lain di Indonesia, hal ini dapat memberikan informasi yang akurat sehingga dalam penyusunan strategi pemasaran pada unit usaha di desa desa binaan SOLID dapat tersusun dengan baik.Terkait dengan keberlanjutan strategi perlu dilakukan pula kontak dengan masyarakat secara partisipatif.(Yatie)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa