Pemerintah Bangun Industri Sagu dan Kelapa di Teluk Waru

BULA (MALUKU), Mediarestorasi.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), berharap Industri Kelapa dan Industri Sagu yang dibangun oleh pemerintah di Kecamatan Teluk Waru, dapat ciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat.

Menurut Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda SBT, Ekayanti Wokanubun, Mesin Sagu dan Kelapa yang merupakan penganggaran dari APBN itu akan segerah tiba, sehingga dukungan dari pemerintah desa setempat sangat diharapkan.

“Tahun ini sudah masuk dua industri, yang satunya sudah ada di negeri Waru namanya Industri Kelapa, dan yang kedua namanya industri Sagu perpusat di negeri Belis”, Ungkap Wokanubun kepada warga Kecamatan Teluk Waru, saat melaksanakan program “Bappeda Nadudu Wanu” di Balai Pertemuan Pemerintah Negeri Waru, pada Rabu (13/11/2019).

Ia juga menuturkan dua industri ini akan menjadi cikal bakal yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga pemerintah desa harus mendukung penuh melalui dana desa.

Ia berharap, sebelum kedua mesin industri tersebut tiba, Bangunannya sudah harus disediakan sehingga apa yang telah diupayakan pemerintah daerah benar-benar dapat dimanfaatkan.

“Saya yakin setiap kepala negeri sampai level presiden menginginkan masyarakatnya sejahtera, keluar dari kemiskinan, pengangguran, dan keterisolasian, dan kami dari bappeda bertujuan untuk merancang itu”, Jelasnya

Dirinya mengungkapkan pembangunan desa yang bersumber dari dana desa selama ini hanya diprioritaskan untuk pembangunan fisik, dana desa harusnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, karena selain menciptakan lapangan pekerjaan dan mengentaskan kemiskinan secara langsung membantu mewujudkan visi misi pemerintah daerah.

Namun semua itu, kata Wokanubun harus disinergikan penganggarannya, mana yang dianggarkan dari Dana Desa, APBD dan APBN, sehingga tidak terjadi tumpang tindih anggaran,

Hal tersebut diperlukan agar tidak terjadi kegiatan yang sama. Untuk itu, para pendamping desa harus melihat kebutuhan-kebutuhan yang ada di desa lalu mendesainnya melalui musyawarah desa dalam bentuk musrembang. (RA-R)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum