Kendaraan Angkutan Umum Bodong di SBB Banyak Yang Belum Mengantongi Izin

DOK FOTO : Penertiban Kendaraan Angkutan Umum Oleh Pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku

SBB (MALUKU), MEDIARESTORASI.COM – DiKabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku ada kendaraan angkutan umum bodong yang belum memiliki surat izin trayek,namun sampai saat ini masih ada pembiaran terhadap kendaraan angkutan umum bodong yang berkeliaran di SBB tanpa kantongi surat izin trayek,Buku Uji ( KIR ) dan Kartu Pengawasan oleh pihak Dinas Perhubungan dan Satuan Lantas Polres SBB.
Kepada Media Restorasi ,Com Minggu ( 8/7/2018) Sumber yang enggan namanya dipublikasikan dikatakannya sampai saat ini diKabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku ada kendaraan angkutan umum bodong yang tidak memiliki surat izin trayek,Buku UJI ( KIR) dan Buku Pengawasan namun hal ini menjadi pembiaran saja oleh bagian Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat

‘’ Ada Kendaraan angkutan umum bodong yang belum kantongi izin surat tyarek,namun kendaraan sudah lakukan operasi pada jalur tanpa kantongi surat izin trayek ,Buku Uji ( KIR ) Buku pengawasan namun terkesan hal dilakukan pembiaran oleh pihak bagian seksi Lalu Lintas dan Angkutan Darat Dinas Perhubungan Seram Bagian Barat saat melakukan swiping’’ Ungkapnya

Ditambahknnya saat dilakukan swiping penerbitan kendaraan angkutan umum dan barang yang dilakukan oleh Bagian Perhubungan Darat pekan lalu ditemukan angkutan umum bodong yang tidak memiliki izin trayek operasi pada jalur operasi berdasarkan surat izin trayek yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat

.
‘’Kendaraan angkutan umum bodong yang ditemukan saat penerbitan dengan Nomor Polisi DE 7016 BU yang tidak memiliki izin trayek namun sudah beroperasi dengan wilayah operasi trayeknya,ada juga kendaraan umum bodong yang lain dengan operasi Piru – Allang,Taniwel – Kairatu,dan Taniwel – Waipirit namun kendaraan angkutan umum bodong itu menjadi pembiaran oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat’’ tututnya

Lanjutya, kendaraan angkutan umum bodong tanpa surat izin trayek,Buku Uji ( KIR ) dan Buku Pengawasan masih berkeliaran karena ada oknum pegawai dinas perhubungan yang menajdi pahlawan saat ada penertiban kendaraan angkutan umum,namun yang anehnya lagi pihak pemilik sudah mengurus surat izin trayek namun sampai saat ini belum juga diterima oleh pemiliknhya kurang lebih setahun belum dikeluarkan surat izin trayek kendaraan angkutan umum oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Mereka sudah memproses surat – surat serta membayar biaya penerbitan surat – surat tersebut kepada salah satu oknumm pegawai dinas perhubungan namun telah berbulan – bulan bahkan mencapai tahunan surat surat tersebut tidak kunjung diterbitkan ,sehingga angkuatan umum bodong terkesan jadi pembiaran oleh dinas Perhubungan tanpa ada surat izin trayek yang dikantongi

Saat dikonfirmasi pihak Media Restorasi,Com persoalan lamanya penerbitan Izin Trayek ,Buku Uji ( KIR) dan Kartu Pengawasan Kepala Bidang Perhubunga Darat Nikolas Anakotta dijelaskannya dirinya tak banyak berkomenter namun menurutnya pengurusan penerbitan Izin Trayek ,Buku uji ( KIR) dan Kartu Pengawasan kurang lebih hanya 3 hari lamanya,jika sampai saat ini para pemilik kendaraan angkutan umum bodong yang mengurus dan belum terima izin trayeknya ,

“’Saya tidak tahu dan itu harus selesaikan jangan dibiarkan begitu saja agar tidak menyusahan pemilik kendaraan angkutan umum saat adanya penertiban oleh pihak Dinas Perhubungan dan Satuan Lantas Polres Seram Bagian Barat.

‘’Ada temuan pada saat penertiban,namun kata pemilik kendaraan angkutan umum mereka sudah lakukan pengurusan penerbitan namun sampai saat ini belum juga mereka kantongi surat izin trayek dan lain- lain,silahkan tanyakan kepada pihak pemilik kendaraan angkutan umum yang belum diterbitkan izin trayeknya dan pada siapa mereka lakukan pengurusan izin trayek itu’’Tutupnya ( Net)

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa