Pelaku Pencabulan Anak dibawah Umur dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) Di Bekuk Sat Rekrim Polres Sintang

SINTANG (KALBAR), Mediarestorasi.com – Jajaran Satreskrim Polres Sintang berhasil membekuk pelaku pencabulan anak dibawah umur, yang terjadi di Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang Minggu (28/7/2019) pukul 23.00 WIB.

Pelaku berinisial K (36) merupakan seorang warga Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.

Sedangkan korban yang masih dibawah umur berinisial K.R (16) masih anak pelajar, adalah warga Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang.

Tersangka diamankan Sat Reskrim Polres Sintang atas dugaan melakukan Pencabulan Anak dibawah umur dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Kronologi kejadian, Senin tanggal (29/7/2019) sekitar jam 01.00 wib, S laki-laki pekerjaan petani mendapat informasi bahwa KR telah menjadi korban pencabulan oleh seorang pria yang tidak dikenal di rumah kostnya, yang terletak di jalan MT Haryono Gg. Damai (Kost Milik EF). Kelurahan Kapuas kanan Hulu Kec. Sintang Kab. Sintang. Mendapat informasi tersebut S langsung ke sintang dan membawa korban ke Polres sintang guna melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 118 / VII / RES.1.24 / 2019/ Kalbar / Res Stg , tanggal 29 Juli 2019, Tentang Dugaan Tindak Pidana Pencabulan anak dibawah umur dan Pencurian dengan kekerasan (Curas) petugas pun langsung melakukan penyelidikan dan mencari tau keberadaan tersangka.

Selasa (30/7/2019) sekitar jam 18.00 wib tersangka K (36) diamankan oleh Anggota Sat Reskrim Polsek Kota, kemudian Kanit Reskrim Polsek Kota menghubungi Anggota Sat Reskrim Polres sintang untuk tersangka. Anggota Reskrim Polres Sintang pun ke Polsek kota kemudian membawa tersangka K ke polres sintang untuk diambil keterangan.

Dalam keterangannya tersangka K mengakui perbuatan nya dan memberi tahu kepada petugas bahwa barang bukti berupa 1 (satu) unit Handphone disimpan oleh tersangka di kontrakannya. Berdasarkan informasi itu, petugas berangkat ke kontrakan tersangka dan mengamankan 1 (satu) Unit HandPhone berwarna merah dengan merk VIVO.

Pelaku dikenakan Pasal 82 ayat (1) uu no. 17 tahun 2016 atas perubahan ke dua UU no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 365 KUHP. (Hendrik)

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum