Lebih Dari Separuh Wilayah Kecamatan Kayan Hilir Terendam Banjir

SINTANG (KALBAR), MEDIARESTORASI.COM – Banjir yang melanda Kabupaten Sintang dalam 3 hari terakhir, rendam sekitar 21 desa. Banjir diduga akibat luapan sungai karena debit air tinggi  akibat diguyur hujan berjam-jam. Banjir terparah berada di Kecamatan Kayan Hilir, yang hampir merendam separuh wilayah kecamatan.

Menurut Kapolsek Kayan Hilir perkembangan terakhir di Kayan Hilir, lebih dari separuh desa yang ada sudah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai perut orang dewasa

Berdasarkan hasil pantauan lapangan mediarestorasi.com sedikitnya ratusan rumah warga terendam banjir. Termasuk Desa Lengkong Bindu yang merupakan pusat Kecamatan, Desa Nanga Mau sampai dengan wilayah Desa Nanga Tikan.

“Di beberapa ruas jalan provinsi yang ada di pusat kecamatan, juga sudah tergenang air dengan ketinggian hingga 1,5 meter. Lokasi pasar sentral di Nanga Mau juga lingkungan pusat perkantoran pemerintahan serta Mapolsek kita juga sudha terendam banjir pagi ini,” tambahnya,” kata IPTU Sudayat.

IPTU Sudayat telah memerintahkan personil Polsek untuk melaksanakan Patroli Banjir di Kawasan atau areal Rawan banjir dalam rangka membantu warga, apabila diperlukan dapat membantu proses evakuasi. Selain juga tetap menjaga agar lingkungan tetap aman.

“Untuk sementara ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir di wilayah kayan hilir, situasi masih relatif aman dan kondusif. Untuk beberapa kegiatan masih kita laksanakan. Hari ini kita menghadiri acara Bimbingan Teknis pemilu, di gedung serba guna kantor Camat Kayan Hilir dalam kondisi air memenuhi lantai gedung,” pungkas IPTU Sudayat.

Chris

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa