Kapolri, Menko Polhukam, Panglima TNI dan Menteri LHK Tinjau Penanganan Karhutla di Kalbar

KUBU RAYA (KALBAR), Mediarestorasi.com – Ada pemandangan berbeda hari ini Jumat, 23 Agustus 2019 di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat.

Rombongan disambut Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs. Didi Haryono, SH MH, Gubernur Kalimantan Barat Haji Sutarmidji, SH M.Hum, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Danlantamal XII/Pontianak Laksma TNI Gregorius Agung, W.D. M.Tr (Han), Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Imam Sugianto dan Forkompinda.

Dalam kunjungan kerja itu, Menkopolhukam beserta rombongan mendengar langsung pemaparan terkait upaya penanganan Karhutla di Kalbar dari Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji serta Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan selaku Dansatgas Dalkarhutla Provinsi Kalbar di VIP Room Lanud Supadio.

“Kami sampaikan kepada bapak Menkopolhukam dan rombongan, bahwa kami Pemprov Kalbar sudah melakukan beberapa langkah-langkah. Selain memanggil perusahan-perusahaan, kami juga sudah mengeluarkan Pergub yang isinya untuk memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak dapat menjaga wilayahnya” ucap Sutarmidji.

“Jika terbukti ada perusahaan yang sengaja membakar, izinnya kami bekukan hingga 5 tahun kedepan, sedangkan bagi perusahaan yang lalai mengakibatkan terjadinya karhutla akan dibekukan izinnya 3 tahun dan perusahaan wajib membayar biaya pemadaman,” tambahnya

Kemudian Wagub Kalbar, Ria Norsan selaku Dansatgas Dalkarhutla menyampaikan terkait proses penanganan dan kendala kendala yang dihadapi Provinsi Kalbar dalam menghadapi karhutla.

Menkopolhukam, Wiranto pada kesempatan ini menapresiasi kinerja Provinsi Kalbar dalam menangnai Karhutla. “Saya simak tadi paparan Dansatgas sangat rinci, sangat bagus. Ada beberapa kendala yang disampaikan saya rasa akan ditindak lanjuti ditingkat pusat” katanya.

Menurutnya, yang dilakukan oleh Pemprov Kalbar serta jajaran TNI dan Polri sudah tepat baik dari keluarnya Peraturan Gubernur, pembentukan satgas, hingga pada penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Kalbar.

Acara dilanjutkan peninjauan langsung lewat udara proses pemadaman lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Mempawah Kalimantan Barat melalui udara dengan menggunakan Helly EC 725 dan Bell milik Polri.

Peninjauan lokasi Karhutla di Kalbar dilakukan oleh Menkopolhukam beserta rombongan sebagai tindaklanjut dari Rakor Pengendalian Karhutla Tahun 2019 antara Menkopolhukam dan kementerian terkait pada Rabu (21/8/2019) kemarin. Pantauan dari udara ini dilakukan guna untuk mengetahui titik-titik Karhutla yang ada di wilayah Kalbar.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Kabaharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito dan Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, juga turut hadir dalam kunjungan kerja ke pulau Kalimantan itu. (CBH)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa