Pelatakan Batu Pertama Oleh Bupati Kolaka Tanda Dimulainya Pembangunan 1000 Unit Rumah

KOLAKA, (SULTRA), MEDIARESTORASI.COM – Pembangunan 1000 unit rumah murah telah dimulai dengan di tandainya dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh bupati kolaka Ahmad Safei yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman kabupaten Kolaka Andi Abbas dan beberapa pejabat lainnya.

 

Dalam sambutannya bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, pembangunan 1000 unit rumah itu diperuntukkan bagi ASN dan MBR dan ini merupakan program Pemkab Kolaka dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat. 1000 unit rumah bagi ASN dan MBR akan berdiri di atas lahan seluas 30 hektare didesa Tikonu, kecamatan Wundulako.

“Lanjut Safei awalnya disini pernah dibangun rumah untuk ASN, namun dalam perjalannya pembangunan rumah tersebut terhenti karena pengembangnya meninggal dunia. Kali ini kami kembali mencoba membangun itu untuk menjawab tantangan perumahan di Kabupaten Kolaka.

 

Dia mengungkapkan alasan di balik pembangunan rumah ASN dan MBR tersebut. Safei menyebut Pemkab Kolaka masih sangat membutuhkan banyak rumah bagi masyarakat khususnya ASN yang belum memiliki rumah. Namun karena berbagai pertimbangan, sehingga pemerintah memutuskan untuk menyiapkan rumah bagi MBR di atas lahan 4 hektar.

 

“Memang awalnya perumahan ini kami siapkan hanya untuk ASN, tapi karena ada masukan dari teman-teman makanya kita juga siapkan rumah untuk masyarakat setempat yang bukan ASN,” ucapnya.

 

Menurut Safei, perumahan ASN dan MBR yang dinamakan ‘Sangia Nibandera City’ merupakan perumahan termurah yang ada diwilayah Kolaka, sebab pemerintah memberikan subsidi lahan. Dia juga menyebutkan, pembangunan rumah tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat karena akan mendorong perekonomian.

 

Safei juga menegaskan, pemerintah memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan justru merugikan masyarakat, karena itu masyarakat harus terus mendukung pembangunan 1000 unit itu, harapnya

 

“Memang dimana-mana pembangunan perumahan itu selalu ada dinamikanya, tapi pelan-pelan bisa kita benahi. Kami juga meminta dukungan masyarakat karena ini demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Safei juga berpesan kepada pengembang, agar proses pembangunan 1000 unit rumah dapat mengakomodir masyarakat sekitar.

 

“Saya minta kepada pengembang, agar mulai dari awal proses pembangunan perumahan ini dapat melibatkan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Hasan. B)

Bagikan: