Waspada Matrai Palsu : Mari Kenali Matrai 2019 Orginal dan Palsu

JAKARTA, Mediarestorasi.com – Aturan tentang meterai tempel desain baru tertuang dalam PMK nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, di mana mulai tanggal 1 April 2015 harus sudah memakai meterai desain baru. Perubahan meterai tempel desain baru untuk meningkatkan pengawasan peredaran meterai tempel, juga untuk mengurangi upaya pemalsuan meterai yang beredar di masyarakat.

Namun masih saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab menjual meterai palsu dengan iming-iming harga murah sehingga masyarakat tertarik untuk membelinya. Mereka menjual baik lewat media internet, SMS, maupun selebaran. Hal ini membuat masyarakat mengalami kerugian, baik atas pembelian meterai palsu, juga surat yang menggunakan meterai palsu tersebut.

 

Berikut ciri-ciri meterai desain baru yang asli berdasarkan PMK nomor 65/PMK.03/2014, antara lain:

  1. Meterai tempel desain baru dengan nominal Rp3.000 memiliki warna biru, sedangkan nominal Rp6.000 memiliki warna hijau.
  2. Gambar garuda lambang Negara Republik Indonesia berada di pojok kanan atas dengan warna ungu. 
  3. Teks “METERAI”, “TEMPEL” di sebelah kiri gambar Garuda dengan warna ungu.
  4. Mikroteks “DITJEN PAJAK”, di bawah teks “TEMPEL”. 
  5. Teks “TGL” dan angka “20” di bawah mikroteks “DITJEN PAJAK”.
  6. Teks nominal “3.000” dan “6.000” di pojok kiri bawah berwarna ungu.
  7. Teks “TIGA RIBU RUPIAH” DIBAWAH TEKS NOMINAL “3.000” dengan warna ungu, teks “ENAM RIBU RUPIAH” DIBAWAH TEKS NOMINAL “6.000” dengan warna ungu.
  8. Motif Roset blok berupa bunga berada di sebelah kanan bawah. Motif tersebut dapat berubah warna bila dimiringkan. Untuk nominal Rp3000 perubahan dari hijau ke biru, dan untuk nominal Rp6.000 perubahannya dari magenta ke hijau.
  9. Memiliki 17 digit nomor seri berwarna hitam.
  10. Terhadap hologram di bagian kiri meterai tempel.
  11. Memiliki perforasi bentuk bintang pada bagian tengah di sisi kiri.
  12. Bentuk oval di sisi kanan dan kiri, dan bentuk bulat di semua sisi meterai. 

https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 21 320 1876056 waspadai-materai-palsu-kenali-12-ciri-khasnya-Vs19MzUeKk.jpg

Dari ciri-ciri tersebut, ada baiknya memastikan keaslian dari materai dengan cara dilihat, diraba, dan digoyang. Selain itu, harga setiap materai dijual sesuai dengan nilai nominalnya dan disebarluaskan oleh pemerintah melalui PT Pos Indonesia.

Diraba

Jika Anda raba menggunakan ujung jari, cetakan utama pada meterai tempel akan terasa kasar

Digoyang

Tinta alih warna, yaitu tinta yang bisa berubah warna apabila dilihat pada sudut pandang yang berbeda

Untuk nominal Rp3.000 menggunakan tinta alih warna green to blue

Untuk nominal Rp 6.000 menggunakan tinta alih warna magenta to green

Jika menggunakan alat, apabila disinari lampu ultraviolet, salah satu cetakan dapat memendar atau berkilau. Terdapat serat-serat berwarna biru yang tidak memendar, berwarna orange yang memendar orange. Salah satu warna serat akan berwarna kehijauan ketika berada di bawah sinar ultraviolet.

Meterai Palsu

Kalau meterai palsu mempunyai warna lebih cerah dibanding yang asli. Warnanya pun tak akan memendar bila terkena sinar ultraviolet

Harga yang dijual pasti di bawah harga nominal

Laporkan Segera!

Bagi masyarakat yang menjadi korban pemalsuan meterai dan menemukan informasi adanya indikasi peredaran meterai tidak sah, jangan segan-segan langsung mengadukan hal tersebut ke Kring Pajak 1500200 atau melaporkan ke kantor polisi terdekat. Laporan Anda pasti akan bermanfaat untuk memberangus tindak kejahatan peredaran meterai palsu. Untuk menghindari pemalsuan, belilah meterai tempel yang dijamin keasliannya di seluruh kantor Pos Indonesia.Rls. (Kamal/jay)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa