Dalam Rangka Hut Korps Marinir ke 73, Satgas Marinir Ambalat XXIII Garda Nusa – 18 laksanakan Penanaman Bibit Pohon Mangrove di pulau Sebatik

SEBATIK (KALTARA), MEDIARESTORASI.COM – Satgas Marinir Ambalat XXIII yang tergabung dalam satuan tugas Garda Nusa 18 BKO Guspurla Koarmada II dengan jumlah 130 orang yang dipimpin oleh Kapten Mar Yusuf M Lulusan AAL 2009 melaksanakan tugas perbatasan Indonesia – Malaysia di Pulau Sebatik

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sebatik Induk, Sekcam Sebatik Timur, Danramil 0911-02/Nnk, Kapolsek Sebatik Timur, Danki Pamtas Yonif Raider 613/RJA, Danposal Sei Pancang, Danposal Sei Nyamuk, Kadishub Sebatik, Kades Tanjung Harapan, Kades Bukit Aru Indah, Kades Tanjung Aru dan Para Tokoh Masyarakat Pulau Sebatik.

Satgas marinir mengadakan kegiatan penanaman bibit pohon Mangrove dengan FKPD, Tokoh Masyarakat dan warga pulau Sebatik dalam Rangka HUT Korps Marinir ke-73 T.A 2018 Pada Senin 05/11/2018.

Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektar atau 20% dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektar.

Hal ini Kapten Mar Yusuf Mengatakan Hutan mangrove bermanfaat besar bagi penduduk Indonesia yang mencapai 40%-50% tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan.

“Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai” Kata Mar Yususf

Tambahnya Dansatgas Marinir Ambalat berpesan “ hutan mangrove memiliki sejuta manfaat selain meningkatkan ekonomi daerah dan tempat berlindungnya satwa seperti, burung, ikan, kepiting, lebah madu, hutan mangrove juga bisa sebagai sarana pertahanan dari ancaman musuh, oleh karena itu kita sama sama berkomitmen untuk menjaga dan melestariakan hutan mangrove yang berada di Pulau Sebatik, karena Pulau Sebatik adalah pulau yang berbatasan dengan Negara Malaysia”.Pungkasnya (Sahabudin)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa