Hotman Paris : Ada Keganjilan di Kasus Hukum Pelaku Bully Audrey

JAKARTA, MEDIARESTORASI.COM – Hotman Paris ada kejanggalan dari kasus pengeroyokan siswi SMP Pontianak, Audrey. Ia menyebut ada unsur ‘perlindungan’ terhadap para pelaku.

Hal itu terlihat dari unggahan video pendek Hotman di Instagramnya, Kamis (11/4/2019).

“Knp pengurus KPAI bilang ada luka di beberapa bagian tubuh? Knp visum berkata lain?,” tulis Hotman

Hotman pun menyinggung soal ancaman hukuman yang dinilainya lebih ringan untuk diberikan kepada para pelaku.

View this post on Instagram

Subscribe segera di my Youtube Channel: Hotman Paris Official.! Awasin hasil visum! Awassss

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on

“Knp pasal yg dituduhkan pasal yg ancaman hukuman cuma 3 tahun padahal ada pasal lain yg 6 tahun!Akibatnya tdk bisa ditahan krn ancaman hukuman kurang dari 5 tahun,” lanjutnya.

Para pelaku diungkapkan Hotman sudah masuk dalam usia yang secara undang-undang memiliki landasan untuk bisa dipidanakan.

“Aspek hukum dari kasus Audrey umur 12-18 itulah kategori anak yang bisa diadili kan. Jadi bisa diadili dan bisa ditahan,” kata sang pengcara tajir itu di dalam video.

Pengacara ini pun mengimbau untuk melawan oknum yang diduga menjadi backing para pelaku.

“Kalau benar ada pejabat dari keluarga diduga pelauk nah ini kita harus lawan, mohon kepada wartawan semuanya di Pontianak kasus ini harus segera dibeberkan,” tukasnya’.

Dari kasus perundungan atau bully ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Saat ini kepolisian telah menetapkan tiga tersangka di kasus ini, sementara Audrey yang menjadi korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Aj)

 

 

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa