Menunggu Pembeli Di Pinggir Jalan, Bang Narko Malah di Amankan Polresta Binjai

BINJAI (SUMUT), MEDIARESTORASI.COM –  “Bang Narko” (abang penjual Narkoba-Red) Yogi Rifansyah alias petong  (21) tahun diamankan petugas Opsnal sat Narkoba Polresta Binjai Medan Sumatera Utara, kamis(23/05/19).
Penangkapan Yogi Rifansyah alias petong, Berdasarkan informasi masyarakat yang dapat di percaya, selanjutnya ditindaklanjuti petugas Opsnal Sat Narkoba Polresta Binjai.
Petugas Opsnal Sat Nar polresta binjai yang mendapat Komando dari Kasat Narkoba AKP Aris Fianto langsung menuju ke TKP untuk memastikan sekaligus melakukan Under Cover.
Tepatnya Di jalan T.A Hamzah   (di pinggir jalan), Petugas Sat Narkoba Polres Binjai. Melihat ada target satu orang yg dimaksud sesuai informasi, Petugas pun langsung melakukan penangkapan.
Saat hendak di tangkap satu orang pelaku mencoba  menghindar dan berupaya melarikan diri dengan sepeda motor merk Yamaha NMAX sehingga pelaku menabrak pohon dan terjatuh.
Yogi Tak berkutik saat di geledah oleh petugas, dari tangan ke dua pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti yang di duga 1 paket sabu seberat 5,81 gram dan bersama barang bukti lainnya seperti  1buah hp Samsung berwarna putih dan 1buah sepeda motor Yamaha merk NMAX.
Barang bukti yang berhasil di amankan :
1 paket di duga sabu berat bruto 5,81 gram
1 buah Hp Samsung Putih
1 unit sepeda motor Yahama NMAX pelaku
berdasarkan identitatasnya,
Yogi rifansyah alias petong berusia (21) tahun agama islam pelaku bekerja Mocok-Mocok yang beralamat  Jalan T.A Hamzah Lingkungan V Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Barat kabupaten Deli Serdang.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku  di amankan di polres  Binjai medan sumatera utara pada satrenarkoba, guna menjalani pemeriksaan.
Kepala Kepolisian Resort Kota Binjai AKBP Nugroho Trinuryanto saat di hubungi wartawan melalui sambungan telepon membenarkan adanya operasi atau penangkapan terhadap pelaku atas nama Yogi rifansyah alias petong atas dugaan kejahatan Narkoba sejenis sabu-sabu.
 Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku terancam di beri sanksi hukuman 20 tahun penjara ungkapnya (Sigit)
Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa