Ojek ke Seko Rp.1 Juta Tak Ada Lagi

SULTRA (Sulsel), Mediarestorasi.com – Hampir 74 tahun lebih akses jalan ke Kecamatan terpencil di Luwu Utara (Lutra) Sulawesi-Selatan, yakni Kecamatan Seko ini tidak pernah tersentuh pekerjaan dari Provinsi Sulsel.

Namun sekarang seluruh masyarakat di Kecamatan paling terpencil di Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara Kecamatan Seko dan Rampi yang dinakhodai Bupati perempuan pertama di Sulawesi-Selatan tersebut merasa lega, lantaran akses jalan sedang dikerja atau digarap.

“Hal itu diapresiasi seorang penggiat LSM Pijar Keadilan, putra Seko dari Mamuju Sulawesi Barat, Gidion Pasande (43), dari kampung Sipulung Seko Lemo, merasa seperti mimpi saat jalan kampungnya yang diketahui sejak lahir tak pernah tersentuh perbaikan apalagi dikerikil,” tuturnya pada Jurnalis media ini, Rabu (26/6/2019).

Kini dengan bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi Sulsel dan Kabupaten Luwu Utara memakai dana, jalanan ke kampung kami (Seko) dikerja dan kami yang sudah lama merantau di Mamuju mengapresiasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Lutra Indah Putri Indriani, mengucap syukur dan berterimakasih memperhatikan Warga Seko.

“Kira-kira ya mulai 1945 tidak pernah tersentuh perbaikan, kayak mimpi rasanya,” kata Gidion saking senang dan gembiranya hingga matanya berkaca-kaca berceritera pada Jurnalis media ini, bahwa tak ada lagi sewa ojek Rp.1 juta ke Seko

Sekadar diketahui bahwa alokasi anggaran jalan ke Seko di tahun 2019 ini berdasarkan data Dinas Bina Marga Sulsel dari APBN(35 km) Rp.30 milliar dengan ruas jalan dari Sabbang-Tallang-Sae, Km 494 – Km 519 dengan penanganan pembukaan lahan dan pengerasan (gravel road).

Dan dari APBD(29 km) Rp.13,075 milliar untuk ruas Sabbang-Tallang-Sae, di Km 519-Km 548 dengan penanganan pembukaan lahan dan pengerasan.

Sementara itu bantuan Keuangan(13 Km) sebesar Rp. 8 milliar di ruas jalan Lambiri-Seko Km 548-Km 561 dengan penanganan pembukaan lahan dan pengerasan.

“Pembangunan jalan ke Seko adalah impian kami orang Seko, apalagi saya orang Seko yang sudah lama mendambakannya, apalagi kelyarga saya di Seko merasa mimpi juga, apa yang kami rasakan dirantauan,” tukas Gidion Pasande.(yus)

Bagikan:

Yunus Suparlin

Lahir di Sipulung, 02 Januari 1980. Pendidikan, Strata 1 Ilmu Hukum