Memprihatinkan, Nenek Odo Utan Tinggal Dalam Rumah Reot

 

MAMASA (SULBAR), Mediarestorasi.com – Protret kemiskinan tak henti-hentinya menghiasi media sosial, khsusnya di wilayah Kabupaten Mamasa.

Dari berbagai pelosok Desa masih kerap jadi sorotan media keberadaan warga dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

Nenek Odo Utan contohnya. Warga Dusun So’bok, Desa Orobua Selatan, Kecamatan Sesenapadang, Kab. Mamasa, Sulbar. Di usia senjanya yang ke 76 tahun, masih tinggal di rumah reot miliknya dengan kehidupan yang pas-pasan.

POTO : Kondisi Rumah Nenek ODO UTAN terbuat dari bambu

Nenek Odo Utang, tinggal bersama anak bungsunya laki-laki bernama Kalote (30), yang juga kerja serabutan tanpa penghasilan tetap.

Rumahnya yang terbuat dari bambu kini sudah mulai lapuk, bahkan bagian dapur rumah sudah bolong-bolong pada dinding dan juga atap.

Anaknya yang bungsu, nyaris tak punya waktu untuk merawat ibunya di rumah, lantaran setiap hari harus bekerja sebagai buru tani untuk menafkai keluarga. Sementara nenek Odo Utan hanya bisa tinggal dirumah menghabiskan waktu di usia tuanya dan sudah sakit-sakitan.

POTO : Kondisi Bagian Dapur Nenek ODO UTAN yang sudah bolong-bolong

Kondisinya sangat sulit karena tak ada anak perempuan yang merawat dirinya. Bahkan tempat tidurnyapun tidak bersih dan penuh debu.

Penghasilan putranya dari kerja semrawutan, menolong mereka untuk menutup bagian depan rumahnya dengan atap seng, lantaran atapnya yang dulu dari alang-alang sudah bocor-bocor.

“setiap ada penghasilan saya, saya sisipkan untuk beli seng satu-satu lembar, sampai bisa tertutup bagian depan karena yang dulu sudah bocor-bocor dan masuk air kalau hujan. ungkap Kalote anaknya

Dari pantauan mediarestorasi.com, Minggu (07/07/2019) di lokasi, rumah milik Nenek Odo Utan hanya berukuran skitar 3×5 meter, dibuat dua petak. Satu kamar tidur dan ruang tamu. Sementara bagian dapur dibuat terpisah di bagian belakang dan masih berlantai tanah. Atapnya pun masih dari alang-alang. Sementara untuk dindingnya terbuat dari  bambu yang sudah mulai lapuk.

Disinilah sang nenek rentah ini bertahan hidup dengan nafkah dari hasil kerja keras anaknya Kalote, yang merawat dirinya diusianya yang sudah semakin senja.

 

Laporan Jurnalis Biro Mamasa : Yohanis

Editor/Penyuting : Yunus

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa