Mahasiswa Minta Ulama Bersatu dan Tidak Mengintervensi Pilihan Politik.

Gorontalo, mediarestorasi.com – sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Indonesia Bersatu meminta ulama bersatu dan tidak mengintervensi pilihan politik Rabu, 31 Oktober 2018.

Aksi ini berangkat dari banyaknya konflik yang terjadi. Diantaranya konflik suku, agama, politik dan lebih mirisnya lagi ulama kita sudah mulai tergiring dalam arus konflik yang ada saat ini.

Awalnya, aksi ini dilakukan di perlimaan gorontalo kemudian menuju depan Gedung RRI, Bundaran HI dan berakhir didepan Kampus Universitas Negeri Gorontalo.

Dalam aksinya, mahasiswa menghimbau kepada seluruh elemen untuk Cegah Konflik Agama, Konflik Politik dan Konflik Sosial yang akan menghancurkan persatuan dan kesatuan rakyat indonesia.

Aksi yang bertemakan Bersatu dan Berdamailah Indonesiaku tersebut juga menghimbau beberapa hal yang diantaranya, Bersama ulama kita damai, hentikan konflik antar ulama, dengan agama marilah kita bersatu, kembalikan bhineka tunggal ika, peran pemuda untuk indonesia damai serta bersatu kita kuat, kuat karena kita bersatu.

Menurut Yusiran selaku korlap ” kita inginkan ulama di indonesia ini bersatu kembali dengan adanya perbedaan pandangan baik segi politik, ekonomi dan pemahaman khususnya ulama yang ada di privinsi gorontalo.

Orang yang akrab di sapa dengan nama Iran tersebut menambahkan agar tidak adanya intervensi pada ulama karena calon wakil presiden adalah ulama dan ketua MUI gorontalo juga adalah ulama. Jadi jangan ada intervensi MUI sampai di tingkat-tingkat Daerah. Tutupnya.

Dalam setiap aksinya, mahasiswa juga turut membagikan selebaran pada masyarakat yang lewat di dekat tempat melakukan aksinya serta membagikan Kaos yang bertuliskan Kami Cinta Ulama pada peserta aksi meskipun jumlahnya tidak sebanyak masa aksi yang hadir. (Hamdi)

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa