Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Tidak Terima Fasilitas Tidak Lengkap

Gorontalo, Media Restorasi.com – sejumlah mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Fakultas Ushuludin Dan Dakwah  Melakukan aksi terkait fasilitas kampus yang tidak memadai Senin 29 Oktober 2018.

Aksi yang dilakukan tersebut di akibatkan kekecewaan mahasiswa yang merasa bahwa birokrat kampus tak perduli dgn fasilitas-fasilitas di dalam ruangan yang diantaranya mahasiswa kepanasan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam ruang kelas, adanya kursi yang sudah rusak dan juga tidak mencukupi jumlah mahasiswa.

mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Fakultas Ushuludin Dan Dakwah Melakukan aksi terkait fasilitas kampus.

Sebelumnya mahasiswa pernah melakukan aksi terkait persoalan fasilitas kampus namun tidak pernah di realisasikan.

Menurut Akbar Lakisa selaku Korlap bahwa ” kami sudah seringkali menyampaikan aksi terkait fasilitas tapi sampai hari ini belum terealisasikan padahal kami sudah melaksanakan apa yang menjadi Kewajiban tapi Hak kami tak diberikan”, ujarnya.

Akbar menambahkan bahwa birokrat kampus hanya mencari-cari alasan untuk segera memperbaiki kampus dengan alasan utama yakni harus mengikuti prosedur dan selama tuntutan kami tidak direalisasikan maka kami akan terus melakukan aksi bahkan penyegelan ruangan kelas. Tutupnya.

Sedangkan Mas Hadi selaku Dekan Fakultas Ushuludin dan Dakwah yang menerima aspirasi mahasiswa tersebut mengatakan bahwa ” apa yang menjadi tuntutan mahasiswa sudah kami sampaikan beberapa bulan yang lalu dan kami sudah buktikan sendiri bahwa memang benar ada fasilitas yang sudak tidak bisa digunakan sama sekali tapi belum juga direalisakan sebab ada mekanisme yang harus di lalui bahkan Meja saya Saja sudah ambruk tapi sampai sekarang belum di ganti atau diperbaiki sebab memang pendanaannya tidak ada.

Mas Hadi berharap kepada pihak birokrat apabila ada sisa anggaran tahun 2018 agar bisa di alokasikan untuk fasilitas kelas. Tandasnya.

Laporan Hamdi

Bagikan:

mediarestorasi

Bergerak Bersama Membangun Bangsa